Facebook

Thursday, 8 March 2018

UKM KCN FINTECH COPAS dari DDB (Diskusi Dengan Babo)


UKM - KCN - FINTECH

Kita sebagai salah satu komunitas dimana didalamnya terdiri dari banyak profesi, suku, bangsa dan bahasa yang saat ini sudah mendeklarasikan sebagai "Pendukung Orang Baik untuk Indonesia yang Lebih Baik" sudah seharusnya melakukan tindakan nyata untuk negara yang kita cintai ini.

Salah satu tindakan nyata yang saat ini sedang di gagas yaitu Koperasi.

Kenapa Koperasi ?

Babo dalam berbagai kesempatan telah menulis perihal koperasi. Sebagai salah satu tindakan nyata dalam membangun perekonomian di negeri ini scara bergotong-royong, dengan kebersamaan dan dilandasi cinta kasih dalam menjalankan usaha bersama.

Dalam koperasi semua dalam kedudukan yang sama, tidak ada si kaya atau si miskin. Semua sama rata "one man one vote" sangat berbeda dengan PT yang hak suara terbesar adalah pemilik saham terbesar pula. Itulah rasa kebersamaan dan bergotong-royong yang mendasari Koperasi.

Apa itu KCN ?

KCN adalah singkatan dari Koperasi Cinta Nusantara, digagas pertama kali dalam Kopdar DDB di Fifo Resto, Kota Tangerang Selatan pada tanggal 6 Januari 2018 bersama Babo.

Babo sangat setuju dengan ide "sharing economy" dengan bentuk usaha Koperasi dan akan mendukung penuh usaha tersebut melalui pengetahuan dan networking yang beliau miliki.

Setelah kopdar, maka untuk mewujudkannya dibentuklah Tim Perumus yang terdiri dari beberapa anggota dari berbagai daerah di Indonesia. Tim Perumus ini kemudian bekerja setiap hari untuk memberikan rumusan untuk pendirian koperasi yang terus diawasi dan di arahkan oleh Babo.

Setelah kurang lebih satu bulan bekerja, tim perumus yang terdiri dari Anggota DDB dari beberapa daerah di seluruh Indonesia kemudian memberikan hasil perumusan ini untuk dirapatkan dalam Tim Persiapan Pendirian Koperasi dimana tim tersebut yang akan hadir secara fisik dalam Rapat Pendirian Koperasi yang akan diselenggarakan pada Bulan Maret 2018.

Tim Persiapan Pendirian Koperasi saat ini telah menyepakati beberapa hal yang sudah dirumuskan seperti Nama Koperasi, Jenis Usaha, Domisili, Struktur Organisasi, Susunan Penasehat, Pengawas dan Pengurus Koperasi, serta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Koperasi.

Saat ini KCN sedang menuju Rapat Pendirian Koperasi yang menjadi salah satu syarat dari pemerintah untuk mengesahkan Koperasi sebagai badan hukum.

Apa yang akan dilakukan KCN ?

Anggota KCN yang terdiri dari berbagai profesi dan berada di berbagai daerah di akan didata baik usaha maupun keahliannya. KCN akan menjadi fasilitator untuk menunjang kegiatan usaha para anggotanya.

Kegiatan yang akan dilakukan diantaranya :

1. Rencana jangka pendek adalah usaha awal dibidang perdagangan merchandise yang berkaitan dengan komunitas dapat dijalankan sehingga dapat menunjang operasional.

2. E-commerce yang saat ini banyak dimiliki oleh korporasi besar sangat berkembang pesat dan sudah tidak diragukan lagi manfaatnya. KCN akan memiliki marketplace sendiri sebagai media untuk menjual produk yang dihasilkan oleh anggota dimana keuntungan dari marketplace itu sendiri akan dikembalikan kepada anggota sebagai investor, pedagang dan konsumennya. Tentu kita juga akan membuka kesempatan masyarakat umum untuk menjadi pedagang didalam marketplace itu dengan syarat harus menjadi anggota koperasi.

3. Membuat klinik layanan UKM, sebagai tempat konsultasi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh UKM, baik masalah perizinan maupun masalah lainnya.

4. Membuat inkubator UKM yang didalamnya akan melaksanakan berbagai pelatihan khusus UKM dan sebagai fasilitator dan koordinator untuk bantuan pemerintah kepada UKM.

5. Untuk jangka menengah dan panjang menggali berbagai kegiatan usaha untuk kepentingan masyarakat luas serta membantu penyerapan anggaran pemerintah dengan prinsip kejujuran, profesionalisme dan gotong-royong sehingga anggaran tersebut dapat dengan penuh dirasakan oleh masyarakat. Jika ada untung akan dikembalikan ke anggota sepenuhnya.

Contohnya revitalisasi pasar yang saat ini penyerapan anggarannya masih sangat sedikit, tidaklah mengherankan jika masih banyak pasar yang masih kumuh dan kotor di negeri ini dan supply water yang akan menjawab kebutuhan semua masyarakat.

6. Fintech menjadi salah satu program andalan untuk mengatasi permodalan UKM, dengan fintech kita bersama-sama bergotong royong saling membantu dengan sistem yang diawasi ketat oleh OJK dan menjadi solusi bagi koperasi agar UKM yang merupakan binaannya dapat naik kelas dengan cepat.

Selain menyalurkan bantuan dari pemerintah, fintech menjadi solusi yang sangat mudah bagi anggota koperasi untuk saling bekerjasama dalam berbagai bidang usaha. mempertemukan yang memiliki modal dengan yang memiliki skill dan kemauan untuk maju.

Adapun struktur organisasi KCN dengan cakupan skala nasional ini terdiri dari Penasehat, Pengawas dan Pengurus adalah para anggota DDB dari beberapa daerah di Indonesia, ada yang dari Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan beberapa daerah lainnya yang sudah terpilih dengan sangat demokratis dalam tim perumus KCN untuk periode pertama. Untuk Penasehat dan Pembinanya adalah Pak Erizeli Jely Bandaro dan Pak Eko Jatmiko Utomo.

KCN akan melebarkan sayapnya keseluruh nusantara dengan cabang-cabang diberbagai daerah untuk membangun UKM dan generasi muda agar mandiri, kreatif dan produknya dapat bersaing dengan produk luar.

Kami mengajak seluruh anggota DDB untuk bersama-sama ikut membangun negeri ini dengan apapun yang bisa kita lakukan bersama pemerintah sebagai salah satu bentuk nyata berbuat baik dan mendukung orang baik agar terus memimpin negeri ini.

Salam kebaikan dimanapun kita berada.

Info lebih lanjut dapat menghubungi :
Email : koperasicintanusantara@gmail.com

***

Skema financial koperasi yang nanti akan saya usulkan melibatkan financial engineering sehingga koperasi punya akses kepada pembiayaan dan pada waktu bersamaan didukung oleh pendamping untuk pembinaan.

Skema ini menggabungkan fund provider dan collateral provider yang sudah ada UU dan aturannya di Indonesia.

Namun untuk menghindari resiko maka skema hedge fund dari segi penjaminan Resiko dilibatkan sehingga sistem pengawasan lebih efektif dan exit strategy lebih terukur.

Skema ini dibuat oleh konsultant dan melibatkan pakar senior perbankan dan IT.

Ada 320 halaman memuat analisa resiko dan segala aspek tekhnis soal pemberdayaan koperasi , dan IT hanyalah alat untuk mempermudah akses menjangkau seluruh Indonesia.

Klik utk Memperbesar

Klik utk memperbesar

Klik utk memperbesar

***
Prinsip kerja Fintech DDB

Fintech yang akan di sediakan oleh DDB adalah berbasis komunitas. Namun prinsipnya tetap mengikuti standar kepatuhan yang ditetapkan OJK.

Pertama, pengelola tidak berhak menguasai dana anggota. Dana anggota di tempatkan di Virtual account DDB atas nama anggota sendiri.

Kedua, Produk investasi dari members harus ada jaminan dari segi nominal maupun likuiditas. Jadi dana investasi anggota di jamin aman secara financial.

Ketiga, Pencatatan setiap transaksi ter update secara online dan real time.

Keempat, sistemnya bagi hasil bukan bunga.

Kelima, badan hukum Fintech adalah PT. Start Up Capital , Babo sediakan.

Komunitas. Komunitas members fintech adalah mereka yang tergabung dalam Koperasi Cinta Nusantara ( KCN ).

Members koperasi yang punya uang lebih silahkan investasi di Fintech dan yang butuh uang bisa mendapatkan melalui fasilitas Fintech. Setiap penggunaan dana bagi anggota koperasi di Jamin oleh Fintech sebagai collateral provider. Skemanya sesuai dengan ketentuan dari OJK.

Proses transaksi antara investor dan pengguna uang dapat di lakukan secara peer to peer, dan dapat juga melalui produk investasi yang di create oleh fintech.

SOP Investasi.

Komunitas DDB yang tergabung dalam KCN harus mengikuti SOP yang ditetapkan oleh Fintech.

Setiap transaksi, Fintech mendapatkan fee dari investor maupun pengguna dana.

Juga dikenakan biaya membership, registrasi fee maupun annual fee.

Management dan supervisi.

KCN bertugas melalukan pembinaan kepada anggota koperasi dan pengawasan.

Biaya ditanggung oleh pengelola Fintech.

KCN akan menyediakan beragam modul training berkaitan dengan SOP business yang harus di kuasai oleh anggota KCN.

Yang berhak mendapatkan fasilitas pembiayaan hanyalah mereka yang sudah lolos sertifikasi dari KCN.

Pembentukan Koperasi

Setiap daerah , dapat membuat KCN dengan ketentuan para pengurus harus di pilih oleh anggota DDB dierah masing masing. Setiap KCN di daerah harus punya Fanpage group DDB dan Group WA.

Admin pusat DDB akan menilai sejauh mana aktif DDB daerah sehingga pantas mendirikan koperasi.

Bagaimana gabung ke KCN? 

Tiap daerah harus membentuk koperasi berdasarkan komunitas DDB. Jadi silahkan bentuk koperasi didaerah masing masing.

Q&A

Erizeli Jely BandaroErizeli adalah administrator di grup ini. Prinsip saya tidak akan pernah dirikan usaha tanpa izin dari pemerintah. Itu standar moral saya dari dulu

Erizeli Jely BandaroErizeli adalah administrator di grup ini. Soedardjo Soepardjo Amidjojo benar. Harus ada izin Dari OJK untuk bisa menggalang dana. Kendala terbesar pengelola fintech adalah tidak punya modal untuk risk management yang disyariatkan minimal 3% dari dana dan memastikan skema penggalangan dana riskless capital.

Erizeli Jely BandaroErizeli adalah administrator di grup ini. Soedardjo Soepardjo Amidjojo saran saya Harus ada mindset smart investasi sebelum invest.

Pertama pastikan pengelola nya punya izin dari OJK.

Kedua, pastikan resiko bukan hanya dalam perjanjian tetapi ada jaminan pihak ketiga ( bank).

Dan terakhir kuasai underlying nya.

Kalau tiga hal itu diperhatikan dimana pun investasi itu kecil gagal.

Tetapi mindset orang kita kebanyakan invensi dasarnya emosi tergiur laba tinggi dan alasan agama.

Makanya mudah jadi korban

***
Klarifikasi BABO soal Fintech

Dalam survey ada pilihan setuju dan tidak setuju soal fintech. Survey ini babo buat setelah beberapa tulisan diposting mengenai fintech. Andaikan sebagian besar member tidak setuju, ya engga apa apa.

Itu hak members dan sayapun engga bisa maksa orang untuk ikut. Walau anda tidak setuju dengan fintech yang babo usulkan, anda tetap members DDB. Engga ada masalah.

Disamping itu survey selama sebulan ini juga sekalian absen keanggotaan.

Mengapa ? Akun saya pernah di suspen karena tulisan di group ini.

Siapa yang lapor ? Ya anggota sendiri.

Dengan adanya absensi ini maka babo bisa punya dasar bersikap. Removed mereka yang engga ikut survey.

Terakhir , fintech Ini satu paket dengan KCN. Babo hanya sebatas memotivasi namun kalau ada anggota yang lebih mampu dan lebih dipercaya serta punya sumber daya, silahkan jalankan.

Babo engga usah terlibat juga engga apa apa. Diluar atau didalam babo akan tetap membantu secara moral.

Fintech ini adalah program jangka menengah bagi DDB.

Yang utama adalah bagaimana membuat Sukses KCN.

Nah itu adalah modal bagi KCN untuk bersinergi dengan fintech atau financial resource lainnya.

Semoga maklum. Mohon maaf sebelumnya
Babo.

***

Bisnis Solusi , Bukan Resiko

Dulu era Soeharto sampai Habibie bahkan sekarang begitu besar dana keberpihakan untuk gerakan koperasi tetapi tetap tidak membuat gerakan kooperasi menjadi tuan di negeri ini.

Mengapa ? Berpuluh tahun saya tidak menemukan jawaban.

Tetapi tahun 2010 saya bertemu dengan pejabat china dibidang propaganda politik."Kamu tahu, bank terbesar di dunia dari sisi asset maupun jumlah nasabah ?" Tanya nya.

Saya menggelengkan kepala. "Minsheng bank. Itu bank konvensional tetapi sahamnya di miliki oleh gerakan koperasi." 

Katanya lagi. Saya terkejut "ada 600 juta pemegang rekening dengan total asset USD 2 triliun atau 2 kali GNP kita."

Yang hebatnya bank ini bukan bank koperasi tetapi dimilik oleh gerakan koperasi.

Mengapa ? 

Karena pemerintah china melarang koperasi mendirikan bank.

Dilarang koperasi mengakses sumber pembiayaan dari bank atau pasar modal.

Negara juga tidak memberikan dana bergulir murah kepada koperasi.

Mengapa ? 

Karena secara politik koperasi itu dicurigai oleh partai komunis sebagai gerakan tandingan kekuatan partai. Makanya pemerintah menutup akses koperasi terhadap sumber daya keuangan.

Nah mengapa justru koperasi bisa kuat di china? 

Menurut pejabat china, koperasi kuat bukan karana fasilitas negera tetapi karena budaya china.

Saya akan mengulas tentang kesuksesan koperasi china dalam hal :

1. Menguasai supply china agro industri

2. Menguasai retail market

3. Mengusai bisnis infrastruktur.

4. Menguasai market place

5. Menyediakan collateral dengan skema yang canggih tanpa terdeteksi melanggar hukum china.

Justru terjadi pembiaran dengan dukungan tak langsung.

6. Menyediakan financial resource secara mandiri.

Kelima hal itu akan saya uraikan satu persatu dalam postingan bersambung.

Pahamkan sayang

***

Bisnis Solusi Bukan Resiko

(Supply chain Agro Industri )

Pemerintah China mengizinkan estate food untuk tanaman Pisang kepada PMA.

Beberapa bulan setelah persiapan pembebasan lahan, datanglah dua orang mengundang makan malam. Satu dari pejabat pemerintah dan satu lagi rakyat biasa.

Waktu pertemuan itu pajabat pemerintah mengenalkan orang yang bersamanya. Bahwa orang itu adalah aktifis rakyat.

“ Apakah mungkin kami bisa membantu anda ?" Kata aktifis itu setelah diperkenalkan oleh pejabat pemerintah.

Pimpinan PMA itu berpikir bahwa tentu aktifis berharap rente harga sewa tanah. 

“ Kami sudah dapat izin dari pemerintah untuk membuka lahan 2000 hektar. Saya rasa kami tidak butuh anda lagi “

“ Maksud saya, apakah anda ingin mengurangi ongkos buruh dan meningkatkan produksi tanpa keluar modal sendiri.” kata aktifis itu.

“ Apa maksu anda ?" Pengusaha itu terkejut.

“ Mengapa anda tidak focus kepada industri pengolahan dan selebihnya urusan kami ?"

“ Maksud anda “ kini dengan kening berkerut.

Karena memikirkan biaya yang cukup besar akan ditanggung oleh dia.

“ Maksud saya, begini. Tanah itu tetap menjadi konsesi anda dari pemerintah. Kami akan mengolahnya jadi tanaman pisang dan hasil panen kami serahkan anda untuk di olah jadi downstream pisang.”

“ Harga ?"

“ Tentu berdasarkan harga pasar. Kita terbuka saja. “

“ Biaya ?"

“ Kami semua yang tanggung. “

“ Resiko tanam ?"

“ Resiko ada pada kami. “ Kata nya dengan tersenyum.

“ Jadi apa yang anda butuhkan dari saya? " Kata pengusaha itu.

“ Kontrak jangka panjang.” Katanya dengan tersenyum.

Pengusaha itu memandang kepada pejabat pemerintah yang nampak mengangguk sebagai tanda dia menjamin komitmen aktifis itu benar adanya.

Tiga bulan kemudian, traktor berdatangan ke lokasi lahan untuk mematangkan tanah agar layak ditanam pisang secara estate food.

Buruh berdatangan dalam jumlah besar yang sibuk bekerja menanam Pisang.

Pada waktu bersamaan instalasi mesin pabrik dipasang.

Setelah pabrik selesai dibangun, panen berdatangan dari ladang pisang milik PMA itu.

Setiap ton pisang yang masuk ke pabrik di hargai sesuai harga pasar.

Perhatikan, pabrik PMA itu dapat supply chain bahan baku dari lahan konsesinya.

Kedua, PMA itu efisien biaya fixed cost untuk upah buruh.

Semua biaya produksi menjadi biaya variable sehingga membuat PMA itu aman dari kompetisi.

Ketiga, PMA itu aman dari biaya modal pembukaan lahan. Sehingga Capex nya hemat.

Siapa supply chain itu ? mereka adalah koperasi.

Lahan 2000 hektar itu dibagi 500 orang pekerja yang tergabung dalam Koperasi. 

Lantas bagaimana mereka dapatkan modal ? 

Mereka akan mendatangi Bank dimana PMA itu melakukan negosiasi LC. 

Mereka ajukan kredit kepada bank. Tetapi kredit itu tidak dalam bentuk proyek.

Kredit bank itu dengan skema menggadaikan warkat barang penyerahan kemudian dan itu ada performa invoice.

Gimana resikonya ? Warkat ini dijamin oleh Minsheng Bank.

Artinya kalau gagal delivery maka Minsheng bank akan bail out. 

Mengapa Minsheng Bank mau ? 

Karena sesuai kontrak jual beli antara PMA dan Koperasi, pembayaran penjualan hasil panen pisang itu langsung di transfer ke Minsheng bank.

Bagaimana dengan modal kerja ? 

Modal kerja Koperasi sambil menanti panen pisang di dapat dari Minsheng bank dengan skema risk management atas penjaminan utang kepada bank pemberi pinjaman kepada koperasi.

Perhatikan, semua institusi terlibat secara sinergi sehingga tidak ada resiko yang akan ditanggung masing masing pihak.

Gimana kalau panen gagal ? 

Karena bibit dari pemerintah maka apabila panen gagal karena bibit yang buruk maka pemerintah akan bail out. Jadi koperasi hanya focus kepada SOP cocok tanam dan paska tanam.

Skema tersebut diatas bukan hanya pada tanaman pisang tetapi juga pada tanaman mangga, singkong, Jeruk, jagung, bunga matahari, Cabe, kedelai. bawang putih dll. 

Semua hasil produksi koperasi diolah di industri yang menghasilkan barang jadi sampai ke downstream. 

Mengapa orang mau buat industri pengolahan? 

Karena adanya jaminan supply chain dari petani untuk menghasilkan bahan baku yang mandiri dan profesional melalui kelembagaan koperasi.

Makanya industri pengolahan pertanian berkontribusi 60% atas GNP China.

Apa kuncinya sukses sistem ini ? 

Karena petani bersatu dalam koperasi dan fokus bagaimana menguasai pasar terlebih dahulu sebelum mereka melakukan proses produksi. 

Demi mencapai pasar itu mereka bersinergi tanpa membebani industri sebagai pembeli utama dengan minta modal atau DP.

Mereka berusaha menjadi mitra terhormat atas dasar bisnis dengan prinsip win to win. 

Ketika pasar dikuasai maka proses produksi hanya masalah management dan risk management akan mudah di penuhi sehingga memudahkan mendapatkan financial resource.

China, petaninya hebat karena mereka tidak menempatkan diri sebagai tangan dibawah.

Bagi pejabat negara china, " petani itu orang miskin kalau kita beri mereka kemudahan maka mereka akan rakus, kita beri aturan yang ketat mereka akan mengeluh. Cara terbaik agar potensi mereka bangkit sebagai asset nasional adalah beri mereka kebebasan berproduksi dan bantu mereka mendapaktan akses pasar, serta tekhnologi, Selanjutnya uang akan datang dengan sendiri dan mereka pantas makmur secara terhormat." 

PMA datang tidak untung sendiri tetapi mereka jadi agent mendistribusikan kemakmuran kepada rakyat dan itu karena kemauan rakyat sendiri yang lebih memilih bersinergi daripada mengutuki PMA.

Apa yang akan dilakukan dalam KCN adalah seperti cerita diatas dengan membentuk sistem collateral provider dan fund provider dengan dukungan pasar agar supply chain sebagai binaan dapat kepastian penerimaan atas jerih payahnya berproduksi.

Pahamkan sayang

Q&A

Rosie Black Sy tidak paham bedanya fixed cost dengan variable cost babo...

Erizeli Jely BandaroErizeli adalah administrator di grup ini. fixed cost biaya tetap...ada tidak ada produksi tetap bayar ,, variable cost biaya yang sesuai dengan produksi

Ryiu Sitinjak Kalo Pertanian Kelapa Sawit caranya gimana Babo ?

Erizeli Jely BandaroErizeli adalah administrator di grup ini. PIR , yang teken utang petani tetapi yang dapat uang pengusaha..

***
BISNIS SOSIAL.

Sebelum krisis global, tahun 2005, inggeris telah mengesahkan UU tentang pendirian badan usaha berbentuk Community Interest Company (CIC).

UU ini dibentuk akan kekawatiran para elite politik Inggeris atas semakin mendapat tempatnya Corporate Profit Oriented didalam dunia kapitalis.

CIC adalah suatu solusi yang merupakan badan usaha yang bertujuan sosial. 

Artinya ini kebalikan dari sistem kapitalis. CIC khusus untuk usaha yang berhubungan dengan kepentingan publik seperti pengadaan trasnfortasi umum, pengadaan air bersih, perbaikan lingkungan, sarana umum lainnnya mencakup renewel energy.

Sebagai suatu badan usaha, CIC tetap boleh mendapatkan laba namun bukan sebagai tujuan utama.

Tujuan utamanya adalah bagaimana melibatkan masyarakat dalam kemandirian menyediakan segala kebutuhannya. Maksimum dividen boleh dibagi sebesar 5% dari total keuntungan. Sisanya digunakan untuk pengembangan usaha.

Kepemilikan saham dalam CIC bisa lebih dari dua orang. Jumlah modal disetor tidak dibatasi.

Namun di Inggeris untuk mendapatkan izin pendirian CIC tidak mudah.

Ada Dewan khusus yang dibentuk pemerintah untuk mempelajari konsep usaha serta pribadi pribadi masing pendiri CIC.

Dewan ini bertugas memastikan bahwa izin yang diberikan memang benar benar usaha yang berhubungan dengan orang banyak.

Bila izin CIC diberikan maka CIC bisa melakukan pooling fund kepada publik.

Pendukung penyertaan modal ini adalah mereka yang terkait langsung dengan usaha CIC.

Artinya komunitas sendiri yang membiayai secara gotong royong namun legimate dan terorganisir dengan baik.

Tak perlu ragu karena penerimaan setiap pooling fund ini diawasi oleh Dewan dengan ketat.

Ya layaknya Bapepam (Badan Pengawas Pasar Modal) .

Dari awal perencanaan sampai pembangunan project diawasi ketat oleh dewan.

Contoh pembangunan kawasan perumahan, perbaikan lingkungan hidup, penyediaan mikro financing dan lain lain.

Sudah ribuan usaha ILC ini berdiri sejak UU disyahkan.

Beberapa diantaranya sudah sukses, seperti Zaytoun yang berkejasama dengan koperasi Pertanian di Palestina untuk membuat dan memasarkan minyak zaitun bersertifikasi Fair Trade di Inggeris.

Ada juga Firely Solar yang menyediakan tekhnology energy ramah lingkungan untuk kegiatan konser.

Cara yang hampir sama dengan CIC, juga diterapkan di Amerika Serikat paska Global Crisis, yaitu Low- profit Limited Liability Company ( L3C).

Struktur badan usahanya tak jauh beda dengan CIC namun tidak ada aturan jelas mengenai batasan pembagian deviden seperti CIC.

Namun dalam pelaksanaannya semua pendiri L3C sadar bahwa ini tak ubahnya business social yang tak berorientasi kepada laba.

Dan lebih hebatnya penyertaan modal pada L3C dimasukan dalam Internal Revenue Code sebagai bagian dari pengurangan pajak.

Dengan demikian akan mendorong perusahaan besar dan orang kaya untuk ikut dalam penyertaan modal.

Di Indonesia , konsep bisnis sosial itu ada yaitu KOPERASI. 

Namun by design koperasi terjebak dengan aturan yang ketat sehingga tidak fleksible, Mengembangkan bisnis seperti Badan usaha lain. Tetapi dengan aturan yang ada sekarang Koperasi diperlakukan sama dengan Badan Usaha lain, sehingga punya akses terhadap apapun yang mungkin bagi sektor real dan moneter.

Masalahnya , kekuatan koperasi sebagaimana bisnis sosial pada umumnya ada pada kekuatan moral dari para pendiri dan anggota.

Tanpa kekuatan moral maka koperasi tidak akan bisa berkembang sebagai alat perjuangan ekonomi rakyat.

Eropa dan AS, adala bangsa penggagas pasar bebas dan kapitalisme. Namun dari derita nestapa akibat ulah kapitalisme maka menyadarkan mereka untuk kembali kepada hakikat manusia untuk saling berbagi.

Sebagai sebuah prinsip tentang tak akan ada kesinambungan pertumbuhan diatas penguasaan resource pada segelintir orang., Maka berbagi adalah kata kunci untuk terjamin sustainable growth.

Pahamkan sayang


No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Tinggalin jejak dong biar saling kenal :)