Facebook

Thursday, 25 January 2018

Gotong Royong Sistem Kapitalis COPAS dari DDB (Diskusi Dengan Babo)



Yuni datang ke saya mengabarkan bahwa salah satu majalah terkenal mau wawancarai dia karena omzet ekspor ikan kami sekarang mencapai USD 200 juta atau senilai Rp. 2,6 triliun.

Mereka bingung karena sebetulnya kami konglomerat tapi kok engga terkenal.

Engga masuk pengurus HIPMI atau KADIN.

Ada apa ? padahal data yang mereka punya dari PEB per perusahaan , record kami sangat tinggi.

Itu berdasarkan data LC yang cair ke Indonesia.

Saya hanya tersenyum

“ Kamu bilang aja, kalau semua transaksi itu bukan milik kita. Kita hanya bertindak sebagai channeling buyer dan channeling seller. Kita berada di tengah tengah sebagai trustee , dan karena itu kita dapat profit. Jadi engga ada modal yang membuat kita bisa mencapai omzet tinggi tapi karena gotong royong dari banyak stake holder.”

“ Males lah. Yuni nolak aja di ajak wawancara. Engga ada untungnya. Apapun kita jelaskan tetap aja orang engga percaya. Karena persepsi mereka udah terbetuk bahwa mana ada orang bisa kuasai pasar dan produksi tanpa keluar modal. “ Kata Yuni. Saya hanya tersenyum.

Para Juragan ikan datang kepada kami untuk titip jual. Buyer dari luar negeri juga datang ke kami agar titip beli ikan. 

Kenapa mereka mau ? 

Karena kami punya pusat pengolahan ikan dan coldstorage di Pelabuhan ikan.

Fasilitas yang modern dan bersertifikasi FDA membuat buyer percaya.

Sistem kemitraan bisnis dengan suplier sangat transfarance. 

Setiap saat pedagang atau suplier dapat mengetahui berapa harga market international. 

Mereka juga tahu kapan barang mereka akan di beli oleh Buyer dan tahu pasti kapan mereka akan dapat bayaran. Buyer hanya akan dilayani apabila mereka telah buka LC at sight. Suplier hanya masuk list akan di kawinkan dengan Buyer setelah mereka setor barang/ikan.

Kami tidak berlaku sebagai trader tapi sebagai solution provider. 

Karena itu kami dapat margin berupa fee sewa cold storage, buyer agent fee, seller agent fee. Export processing fee. 

Kalau di tambahkan dengan semua fee itu, jauh lebih menguntungkan bagi buyer maupun seller bila berhubungan dengan kami daripada mereka deal langsung dengan eksportir atau pabrikan.

Itulah sebabnya kami tetap tumbuh ditengah perubahan aturan dan harga. 

Bukan itu saja , kami juga berkembang di China, Thailand, Korea dengan business model yang sama.

Ya, kami hanya menyediakan business model melaksanakan filosofi nenek moyang kami “ Gotong royong “ dalam sistem kapitalis.

Kami besar nampak dari luar, tapi kami bukan konglomerat.

Memang untuk itu tidak perlu kami berbangga diri atas capaian kami.

Mengapa ? 

Karena itu semua bukan kami. Kami hanya jadi cover bagi orang banyak dan kami menjaga kepercayaan itu. Dengan sikap seperti ini, tentu sulit dipahami orang banyak. Karena di era sekarang semua dasarnya hegemoni.

Dan kami tidak percaya soal Hegemoni untuk mencapai laba, Kami berkembang diatas banyak perbedaan itu, kami gunakan sosialis untuk memperkuat kemitraan tapi gunakan pendekatan kapitalis dengan standar kepatuhan yang ketat. Kalau engga qualified, jangan berharap bisa deal kami.

“ Karena itu Yuni bertahan dengan Uda, walau kadang ngeselin dan harus nangis karena sikap uda yang keras, Tapi yuni tahu uda mencintai semua orang, apalagi sama Yuni. Hanya memang caranya hard love itu engga populer ..orang suka nya soft love walau kebanyakan bikin orang bego. Uda mencerdaskan semua stake holder. Dan uda tetap hiidup nothing tol lose. Dan engga peduli dibilang kere atau pengusaha abal abal. Kemana mana naik taksi dan hidup sederhana. I love you because you have a noble hard”

“ Gombal kamu “ Kata saya mengibaskan tangan.

“ Gimana kalau dating malam ini Yuni yang bayar?

“ Engga bisa aku masih ada rapat di Aceh connection untuk ketemu Pejabat Pemerintah “

“ Jadi dating ?

“ Kamu makan sendiri aja. Maaf Ya Yun. “

Yuni mulai mukanya masam..barusan tadi mesra banget. “ Ayo hugs me. “ kata saya,

Dengan berat dia hug saya. Saya segera melangkah keluar dari Potatohead.

Sahabat saya selalu paham sikap saya. Walau mereka sangat ingin bersama saya, namun selalu memaklumi jalan hidup saya.


Q & A

Hansen Ponidjan Superb,

Pembeli tidak perlu lagi memikirkan handling cost, quality control, inventory cost, risiko tidak ada supply

Penjual : pembayaran terjamin, harga terjamin, tidak perlu kuatir tidak ada pembeli, kedua belah pihak happy dengan adanya penengah yang bisa menjamin transaksi sehat.

Evie D Krist Babo... bisa jadi funder batubara utk kirim ke smelter...?

Erizeli Jely Bandaro ajak koperasi dan galang dana ...nanti babo dapatkan solusi pembiayaannya

Satria Soegito Boleh mba evie... Boleh Saya bantu pngadaan transport kapalnya ?

Evie D Krist Babo Erizeli Jely Bandaro... batubaranya sudah ada, harga sudah dikeluarkan pihak Smelter Kendawangan, tapi Payment SKBDN, Fundernya yang belum ada, ada yang nawarin tapi fee-nya besar, habis tak bersisa... pak Satria Soegito boleh pak, yang penting harga cucok.

Hansen Ponidjan Jaka disayang bu Susi

Erizeli Jely Bandaro malah sering di omelin..

Hansen Ponidjan Diomelin volumenya suruh nambah ya babo?

Erizeli Jely Bandaro Hansen Ponidjan dia kesel karena Jaka bikin diThai dan China..

Cipung Apa bedanya trader sama solution provider babo? Kasih gambaran dengan contoh yang gampang biar orang bodoh kayak saya ngerti ya?

Hansen Ponidjan Trader lebih fokus jual beli, tidak ada mengelola inventory

Erizeli Jely Bandaro Trader Ketika orang setor barang dia harus bayar. Solusi provider tidak bayar tapi bukti titip jual sesuai harga pasar

Cipung Apa pernah terjadi barang yang di titipkan pada provider karna suatu sebab akhirnya tidak terjual? / tidak ada buyer dari luar yg mau beli? Jika terjadi demikian siapa yg bertanggungjawab atas pembayaran?

Erizeli Jely Bandaro Engga pernah. Kan ada SOP yang ketat untuk bisa kita terima di gudang.

Hendra Thio Jadi buyer dan seller tidak perlu investasi besar utk semua yg disediakan Babo, very smart, best idea & solution

Anang Nuryahman Belanda dan singapura bisa makmur dengan system ini, dengan menjadi perantara yang transparan mereka di percaya baik produsen maupun konsumen, hanya bermodalkan lobi dan tempat persinggahan


No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Tinggalin jejak dong biar saling kenal :)