Facebook

Wednesday, 16 August 2017

Uang adalah TRUST COPAS dari DDB (Diskusi Dengan Babo)



Teman saya di China pernah berkata kepada saya “ Jangan pernah sekalipun pertanyakan uang yang kita beri kepada Istri. Karena kalau kita pertanyakan maka rezeki kita akan berkurang dan bila sampai dia kecewa karena sikap kita, maka rezeki kita akan menjauh.” 

Dalam pergaulan saya dengan teman teman yang sebagian besar pengusaha keturunan etnis China, ternyata mereka juga punya prinsip yang sama. Bahkan agak ekstrim “ Selagi istri masih suka minta uang kekita itu artinya hoki kita masih ada dan akan terus bertambah.”

Apakah dengan istri yang gampang dapat uang dari suami dan tak pernah ditanya kemana uang pergi lantas membuat istri boros? Tidak juga. Sebagian besar teman saya, mengatakan justru istrinya lebih perhitungan terhadap uang.

Mengapa ? 

Karena istri sangat percaya bahwa tidak mudah suami mendapatkan uang apalagi suaminya bukan pejabat atau pegawai. Saya juga mengamini. Saya tidak pernah bertanya kepada istri kemana saja uang yang saya kasih. Bahkan kalau dia minta uang untuk beli barang contoh kendaraan, sayapun tidak pernah bertanya apa merek kendaraan. Tapi senyum dan matanya menyiratkan dia memang butuh.

Tapi apakah dia bermanja dengan saya? tidak. Dia membeli karena memang kebutuhan, bukan keinginan. 

Terbukti kendaraan yang dibelinya adalah yang murah perawatannya dan hemat bahan bakar. Bukan gaya.

Dengan sikap saling percaya atas dasar cinta itu, maka apabila terjadi krisis keuangan , tanpa diminta Istri akan tampil lebih dulu sebagai jaring pengaman. Tidak perlu dibujuk untuk menjual harta yang ada. Tidak perlu dibujuk untuk menjual perhiasan, Itu akan dia lakukan tanpa dia bertanya kenapa suami bangkrut. Dan dia tidak merasa rendah dihadapan teman temanya bila suaminya bangkrut dan harta habis.

Kalau kita bawel tanya kemana uang itu, maka saat itu juga kita telah merusak rasa hormat terhadap Istri.

Yang akan terjadi , diapun tidak akan hormat terhadap kita. Dan selanjutnya satu sama lain akan terjadi saling curiga dan retaklah rumah tangga. Padahal tidak ada harta kavelingan. Harta suami juga harta istri.

Hanya cara pengelolaan yang berbeda. Istri untuk keperluan keluarga, dan kita untuk bisnis. Ingat uang itu memang penting tapi jauh lebih penting menyadari bahwa uang bisa menjadi biang kerusakan.

Jangan sampai nikmat Allah berupa rezeki malah menjadi kayu bakar api neraka.

Sadari itu dan bijaklah terhadap uang. Uang adalah TRUST. Tidak ada kebersamaan tanpa trust

Pahamkan sayang..



No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Tinggalin jejak dong biar saling kenal :)