Facebook

Tuesday, 15 August 2017

Bisnis dari Buah Kelapa COPAS dari DDB (Diskusi Dengan Babo)



Saat sekarang china sedang menggalakkan pelet campuran sampah organik dan sabut ( termasuk batok) kelapa untuk pengganti batu bara sebagai fuel pembangkit listrik.

Permintaan jutaan ton setiap tahunnya. Harga lebih mahal dari batu bara.

Mengapa ? 

Karena pelet dari sabut kelapa ZERO emisi.

Industri pengolahan sabut kelapa dan sampah organik menjadi feul energy juga tidak mahal. Praktis 90% lokal content. Artinya secara Tekhnlogi kita mampu memproduksi pelet sabut kelapa dalam Jumlah besar apalagi kelapa di Indonesia melimpah.

Bagaimana dengan isi kelapa?

Saat sekarang dengan semakin meningkatnya kesadaran orang akan kesehatan maka orang mulai menghindari minyak goreng dari kelapa sawit.

Mengapa ? 

Kandungan lemak pada minyak sawit tidak larut di darah dan ini beresiko terhadap penyakit jantung.

Pilihan jatuh kepada minyak dari kelapa atau disebut Coconut Virgin oil. 

Minyak dari kelapa dengan pengolahan hanya melalui pemanasan tanpa bahan campuran sangat baik untuk kesehatan , khususnya untuk pencernaan dan kesehatan jantung.

Saat sekarang harga export coconut virgin oil per kg 36.000. Permintaan ekspor sangat tinggi.

Bagaimana dengan air kelapa?

Dengan pengolahan melalui destilasi air kelapa dapat menghasilkan Nata decoco atau minuman kesehatan sebagai penghindar dehidrasi tubuh. Harga per kg Nata decoco setelah diolah dan dipacking Rp 50.000.

Pasar ekspor juga tinggi permintaannya.

Kunci dari bisnis Kelapa adalah Industrialisasi atau Agro industri. 

Karana sifatnya industri maka proses supply bahan baku sampai dengan pengolahan harus mengikuti Business process AGRO industry. Dengan proses itu memungkinkan nilai tambah dan potensi kelapa dapat dimanfaat.

Tanpa AGRO industri maka kelapa hanya menjadi produk tradisional yang lebih banyak mendatangkan limbah dengan tanpa nilai tambah.

Jadi sudah seharusnya pertanian khususnya kelapa itu di kelola bukan hanya oleh petani tapi juga wirausaha dari kaum terpelajar yang tahu mengelola potensi alam menjadi potensi ekonomi yang menguntungkan secara bisnis.


No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Tinggalin jejak dong biar saling kenal :)