Facebook

Tuesday, 16 August 2016

Achandra Tahar Taat Hukum Oleh Erizeli Jely Bandaro

Achandra Tahar Taat Hukum Oleh Erizeli Jely Bandaro
creative common image by Erizeli


Taat Hukum..

Achandra Tahar ( AT ) harus berhenti sebagai Menteri ESDM karena kata media massa bahwa dia punya dua kwarga negaraan. Sampai kini pihak yang berwenang mengadili pelanggaran dua kwarganegaraan itu tidak bisa membuktikan bantahan dari AT bahwa dia masih valid sebagai warga negara RI..

Tapi sudahlah. Hukum sosial telah terbentuk karena kekuatan media massa bahwa AT bersalah dan dia menerima dengan lapang dada di berhentikan secara terhormat oleh presiden. Hukum tetap hukum dan harus di tegakan demikian sikap nitizen terhadap AT. Mereka merasa senang AT tersingkir dan sekaligus menyalahkan Jokowi.

Baiklah hukum tetap hukum yang harus kita hormati dan ini harus jadi pegangan kita sebagai warga negara yang baik. Tapi sikap ini bertolak belakang ketika AT menegakkan hukum itu sendiri dengan memberikan izin kepada Freeport mengeksport konsentrat.

Mengapa kita marah atas sikapnya itu ? 

Padahal dia mengikuti kehendak UU 4/2009 tentang Minerba.

Dimana dalam Pasal 169a UU Minerba yang berbunyi,

"Pada saat Undang-Undang ini mulai berlaku: (a) Kontrak Karya (KK) dan perjanjian karya pengusahaan pertambangan mineral dan batubara yang telah ada sebelum berlakunya Undang-Undang ini tetap diberlakukan sampai jangka waktu berakhirnya kontrak/perjanjian”.

Kontrak Karya (KK) itu memberikan hak freeport untuk ekspor konsentrat sampai dengan berakhirnya KK tersebut..

UU 4/2009 Minerba memfasilitasi itu sesuai pasal peralihan. Selama ini Freeport janji akan bangun smelter asalkan ada commitment dari pemerintah untuk memperpanjang KK yang tidak mengikuti UU 4/2009.

Jokowi menolak syarat yang ditetapkan oleh freeport. 

Karena itu keadaan terus tarik ulur antara Freeport dan Pemerintah, dengan ancaman akan bawa kasus ke Artbitrasi international. Pemerintah juga tidak siap kalau sampai di bawa ke arbitrase international karena Freeport punya kartu truft untuk kalahkan indonesia.

Apa kartu truf nya ? 

Pemerintah tidak bisa siapkan pembangkit listrik untuk smelter yang akan di bangun freeport. Itulah masalahnya.

Itu sebabnya Wacana yang dibuat oleh menteri sebelumnya adalah revisi UU4/2009, ini sebetulnya lahan bagi elite politik untuk menjadikan Freeport sebagai ATM, walau sampai kini jokowi tidak bisa di paksa untuk mengeluarkan PP sebagai option perpanjangan KK.

Sehingga dasar hukum revisi UU itu tidak pernah ada.

Tapi AT punya cara untuk kick off Freeport karena dia punya technologi untuk menyediakan pembangkit listrik dengan harga murah yang feasible untuk smelter. Itu sebabnya dia bisa bersikap tegas dengan menberikan izin eksport konsentrat sesuai KK dan menutup calah perundingan lagi. Ikut UU 4/2009 setelah KK berakir atau hengkang.

Sikap berani seperti ini yang tidak di miliki menteri sebelumnya dan AT punya keberanian karena pertimbangan atas dasar bargain position bahwa dia mampu untuk melanjutkan Freeprot apabila hengkang dari Indonesia karena dia menguasai aspek tekhnologi dan modal untuk itu.

Sebetulnya masih akan ada lagi langkah berani AT di bidang oil dan gas yang akan membuat asing ketar ketir khususnya soal kebijakan cost recovery yang akan membuat pemilik konsesi minyak tidak bisa lagi main main karena AT sangat ahli mengenai cost structure oil dan gas sehingga tahu membuat kebijakan tepat bagaimana cara menekan dan mentutup celah permainan cost recovery.

Itulah kelebihan AT tapi karena kelebihan itu , dia harus tersingkir dengan alasan yang sampai kini belum ada bukti hukum kecuali rumor dengan nada sama dari elite poltik sampai ke rakyat awam..

Jokowi keliatannya berhasil menguasai parlemen tapi sulit mengendalikan ring satunya , terutama semakin tidak bisa mengendalikan PDIP.

Kemana arah negeri ini? 

Kemerdekaan memang mahal dan perjuangan itu tidak pernah berakhir selagi nafsu masih menguasai manusia.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Tinggalin jejak dong biar saling kenal :)