Facebook

Friday, 25 September 2015

Sejarah Bumi dan Manusia didalamnya


Ketika Tuhan berkata : Kun Faya kun - Jadilah - maka terjadilah.

Terjadilah maka terjadilah ini memerlukan proses yang kemudian ilmu pengetahuan berusaha memecahkan satu teori ke teori lainnya. Karna akal manusia itu masih belum sempurna 100% dalam memecahkan teka-teki alam semesta ini. Untuk memahami proses penciptaan Bumi, yang dimulai dari jutaan tahun yang lalu dimana belum ada apa-apa kecuali alam raya dengan seluruh planet-planet yang belum terdeteksi oleh satu manusiapun, terjadilah proses penciptaan Bumi dengan proses yang begitu lama untuk ukuran waktu manusia, tapi dalam ukuran waktu Tuhan proses tersebut tidak.

Proses terjadinya bumi merupakan proses dari unsur-unsur yang tidak 100% diketahui oleh manusia, meskipun kita sudah mampu menandai unsur-unsur tersebut dalam kandungan Bumi, tapi banyak sekali proses eksternal dan internal yang bercampur dalam kurun waktu yang sangat panjang, dengan bilangan kejadian-kejadian diluar nalar akal manusia.

Kalaupun manusia mau mengkode-kan seluruh binatang yang ada dimuka bumi dan sudah mampu mengkode-kan seluruh tumbuh-tumbuhan yang masih ada di bumi ini, dan mampu mengkode-kan unsur jaringan DNA manusia, itu pun masih belum ada apa-apanya dengan pengetahuan yang mampu manusia kode-kan dalam 50tahun mendatang yang lebih maju daripada apa yang sudah dibangun fondasi ilmu pengetahuan tersebut.

Tuhan menciptakan manusia pertama, bernama Adam.

Adam adalah Bapak manusia yang ada dimuka bumi ini, Adam pula-lah manusia pertama yang dibuat oleh Tuhan dari unsur Tanah, lalu diciptakan pasangan (manusia kedua) Hawa sebagai manusia yang berkelamin berbeda, untuk menyempurnakan perbedaan kepada setiap makluk hidup dimuka bumi ini. Selama proses manusia berkembang dari sepasang menjadi puluhan hingga ratusan pasangan dan semakin banyak.. dalam proses perkembangan manusia di muka bumi ini, Adamlah yang mempunyai kesempatan lebih dekat dengan Tuhan dan melalui malaikat Jibril ia belajar memahami bagaimana belajar hidup di bumi dan menyelesaikan satu persatu peradaban budaya umat manusia yang masih sangat kuno. Tentang hidup berpasang-pasangan antara lelaki dan perempuan, tentang tanaman dan binatang. tentang ibadah kepada Tuhan, hingga kemudian masalah bahasa, budaya, hingga penyelesaian konflik antar sesama anak-anak Nabi Adam.

1. Dari Baginda Nabi Muhammad SAW Sampai Adnan (Yang Harus Di Ketahui)
2. Dari Adnan Sampai Nabi Ibrahim
3. Dari Nabi Ibrahim Sampai Nabi Adam


1. Baginda Nabi Muhammad Shallalahu 'Alaihi Wasallam
2. Bin Abdullah
3. Bin Abdil Muthallib (Syaibah)
4. Bin Hasyim (Amrun)
5. Bin Abil Manaf (Mughirah)
6. Bin Qushoi (Zaid)
7. Bin Kilab
8. Bin Murroh
9. Bin Ka'ab
10. Ibni Luay
11. Bin Gholib
12. Bin Fihr (julukannya adalah Quraisy yang kemudian suku ini dinisbatkan kepadanya)
13. Bin Malik
14. Bin Nadlr (Qais)
15. Bin Kinanah
16. Bin Khuzaimah
17. Bin Mudrikah (amir)
18. Bin Ilyas
19. Bin Mudlar
20. Bin Nizar
21. Bin ma'add
22. Bin Adnan

Generasi Selanjutnya :

22. Adnan
23. Ibnu Udad
24. Bin Hamaisa'
25. Bin Salaman
26. Bin 'Awash
27. Ibni Bawash
28. Bin Qomwal
29. Bin Ubay
30. Bin 'Awam
31. Bin Nasyid
32. Bin Hiza
33. Bin Buldas
34. Bin Yadlav
35. Bin Thabakh
36. Bin Jahim
37. Bin Nahisy
38. Bin Makho
39. Bin 'Aidl
40. Bin 'Abqar
41. Bin Ubaid
42. Bin Addi'a
43. Bin Hamdan
44. Bin Sanbar
45. Bin Yatsroba
46. Bin Yahzan
47. Bin Yalhan
48. Bin Ar'awa
49. Bin 'Aidl
50. Bin Disyan
51. Bin 'Aishar
52. Bin Afnad
53. Bin Ayham
54. Bin Maqhsor
55. Bin Nahits
56. Bin zarah
57. Bin Sama (BENZEMA)
58. Bin Maza
59. Bin 'Audlah
60. Bin 'arom
61. Bin Qoidar
62. Bin Isma'il
63. Bin Ibrahim 'alaihimassalam

Generasi Selanjutnya :

63. Nabi Ibrahim
64. Ibnu Tarokh (AZAR)
65. Bin Nahur
66. Bin Saru' / Sarugh
67. Bin Ra'u
68. Bin Falakh
69. Bin 'Abar
70. Bin Syalakh
71. Bin Arfakhsyad
72. Bin Sam
73. Bin Nuh 'Alaihis Salam
74. Ibni Lamuk
75. Bin Matusyalkha
76. Bin Akhnukh (Beliau yang dikatan Nabi Idris 'Alaihis salam)
77. Bin Yard
78. Bin Mahlaail
79. Bin Qinan
80. Bin Anusy
81. Bin Syits
82. Bin Adam 'Alaihissalam

Hingga adanya generasi Terakhir utusan Tuhan, Nabi Muhammad SAW yang masih ada silsilah keturunan langsung dari Nabi Adam, yang menjadi Nabi terakhir yang dapat berkomunikasi langsung dengan Tuhan, merasakan mukjizat kenabian. Nabi terakhir yang menyempurnakan tatanan kehidupan manusia yang benar, lurus, mengikuti ajaran ketuhanan dari Nabi-Nabi terdahulu, sehingga agama yang Nabi Muhammad SAW bawa menjadi satu-satunya agama Pelengkap dari nabi-nabi terdahulu, Agama yang diturunkan oleh Tuhan kepada Nabi Muhammad menjadi pedoman bagi generasi setelah Nabi Muhammad untuk dijadikan petunjuk hidup hingga kiamat nantinya (Hari Pembalasan) dimana seluruh manusia akan dibangkitkan kembali mulai dari Nabi Adam hingga manusia terakhir yang hidup dibumi, dibangkitkan ulang dan dimintai pertanggung jawaban atas kehidupannya diatas muka bumi.

Sejarah Bumi dan Manusia didalamnya


Kalau sekarang kita ingin Belajar Sejarah Umat Manusia - Pelajarilah mulai dari Sejarah Nabi Muhammad SAW hingga sekarang kita lahir. Setelah sejarah ini selesai kita pelajari dan masih ada waktu dan kesempatan untuk mempelajari-nya lagi naik ke sejarah Nabi-Nabi sebelum nabi Muhammad hingga ke Nabi Adam. Semakin kita pelajari semakin paham bahwa Hidup kita sebagai manusia ini masih sangat baru sekali dalam hitungan waktu manusia, Peradaban manusia masih sangat panjang apalagi kalau kita bisa mampu bersama-sama bergandengan tangan membangun peradaban baru 1.000 tahun kedepan. Ambil peran dalam kehidupan anda sekarang - sekecil apapun peran anda tersebut, ikut andil dalam pengkode-an peradaban manusia akan datang.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Tinggalin jejak dong biar saling kenal :)