Saturday, 15 August 2015

Fake Growth Economy - Kesadaran Dini Dalam Membangun Usaha


Sekarang saya berpikir untuk membangun kesadaran bahwa bagaimana membangun Indonesia dalam hal ekonomi seperti china membangun ekonomi dan mengalahkan negara adi daya amerika, China melemahkan mata uangnya agar rakyatnya terus berproduksi untuk menciptakan segala sesuatu untuk kebutuhan planet bumi, dengan memangkas biaya produksi yang murah dengan gaji yang rendah sangat kompetitif jika dibandingkan dengan biaya produksi di luar China, mereka ingin menjamin bahwa rakyatnya tetap bisa makan dan punya income untuk membiayai kehidupan miliaran penduduk bumi lainnya.

apakah income kecill menjadi masalah?

jika kita suka membanding-bandingkan dengan negara maju dengan gaya hidup glamour, jet set, buang-buang uang, maka nilai value dari uang itu sangat relatif, Tapi jika membandingkan pada kebutuhan harian dan bulanan masyarakat untuk bisa hidup layak, dengan jaring aman yang bisa dijamin oleh pemerintah, seperti akses terhadap pendidikan yang murah (gratis) dibiayai oleh Pemerintah Kesehatan gratis yang dibiayai oleh pemerintah, semakin banyak pemerintah menjamin kebutuhan dasar masyarakat semakin banyak pengeluaran masyarakat yang bisa ditekan, sehingga kita bisa mempunyai daya saing dengan negara lain, tanpa harus mengorbankan gaya hidup mewah.

Bagaimana menjamin masyarakat bisa berpenghasilan cukup?

Kalau saja pihak Pengusaha Sosial mau berinvestasi secara menyeluruh, tidak hanya membangun kebun yang luas, ia juga menginvestasikan Bangunan untuk tempat tinggal yang layak, dan bisa dicicil kepemilikannya oleh karyawan untuk dimiliki dalam jangka waktu panjang, kita perluas likuiditas itu berputar pada keseimbangan yang saling menjamin, bahwa kita semua partner yang mempunyai satu Tuhan yang kita sembah, kita membutuhkan pekerjaan untuk identitas kehormatan, kita membantu menjamin bahwa semua saudara kita bisa hidup layak sepertinya kita, mempunyai akses yang sama seperti kita, hidup gotong royong, hidup dalam sebuah komunitas untuk komunitas yang menunjang kehidupan orang banyak.

Bukan berarti menyimpan emas tidak bagus, bukan berarti membeli saham dan menyimpan dollar tidak benar, itu semuanya benar dan jauh lebih benar lagi kalau kita bisa memutar semua investasi uang diluar dari kebutuhan hidup kita untuk kepentingan orang banyak yang mempunyai dampak positif bagi diri kita, keluarga dan komunitas yang kita hidup didalamnya.

Hindari Fake Growth Economy

Salah satu cara untuk menghindari fake growth economy adalah jangan berspekulasi, jangan masuk dibidang yang bukan sektor ril, perbanyak investasi yang padat karya, bangun pabrik modern untuk kebutuhan domestik di dalam negeri, upayakan swasembada dari hulu hingga hilir, target market di Indonesia luar biasa besar, tanpa perlu takut dihambat oleh regulasi pemerintah sendiri, sudah saatnya jaya di negeri sendiri, sudah saatnya menjadi pengusaha besar yang menompak ekonomi nasional, sudah siapkah anda?

kita harus sering-sering membuat laporan tahunan, di kota mana sajakah di Indonesia dengan biaya hidup paling murah dan paling mahal, apa indikator murah dan mahal di kota-kota Indonesia, lalu bagaimana kehidupan masyarakat disana, apakah masyarakatnya bahagia? apakah masyarakatnya sudah terbebas dalam kehimpitan ekonomi dasar seperti (sandang pangan papan)

Pajak tinggi untuk kepentingan umum lebih baik daripada harus hidup bermewah-mewahan, boros, membuang-buang sesuatu nilai yang tidak ada harganya kalau sudah menjadi miskin, melindungi masyarakat dari kehidupan glamour, seperti negara-negara maju di Skandinavia, menjamin rakyat hidup makmur.



No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Tinggalin jejak dong biar saling kenal :)