Facebook

Sunday, 16 August 2015

Harta di Zaman Modern dalam kacamata Erizeli Jely Bandaro


Ada tulisan menarik yang ditulis oleh Erizeli Jely Bandaro di Group Prontheus Business Solutions
Dari tulisannya ini saya mulai mengenali Hernando De Soto Economist Peru. Menarik juga menyimak gagasannya mengenai The Mystery of Capital - ada 3 Bagian Video upload di tahun 2009 yang lalu, menarik untuk disimak :

Pernahkah terpikirkan oleh Anda, jika BPN (Badan Pertanahan Nasional) Menjemput Bola kedaerah Pedalaman di Indonesia untuk mengurusi sertifikat tanah milik rakyat di Pedalaman, sehingga Hak kepemilikan Tanah bisa secar legal disahkan kepemilikannya oleh Negara. Kita sudah punya Program LARISTA (Layanan Rakyat untuk Sertifikat Tanah)  kemudian Sertifikat PRONA (Proyek Operasi Nasional Agraria).

Saturday, 15 August 2015

Fake Growth Economy - Kesadaran Dini Dalam Membangun Usaha


Sekarang saya berpikir untuk membangun kesadaran bahwa bagaimana membangun Indonesia dalam hal ekonomi seperti china membangun ekonomi dan mengalahkan negara adi daya amerika, China melemahkan mata uangnya agar rakyatnya terus berproduksi untuk menciptakan segala sesuatu untuk kebutuhan planet bumi, dengan memangkas biaya produksi yang murah dengan gaji yang rendah sangat kompetitif jika dibandingkan dengan biaya produksi di luar China, mereka ingin menjamin bahwa rakyatnya tetap bisa makan dan punya income untuk membiayai kehidupan miliaran penduduk bumi lainnya.

apakah income kecill menjadi masalah?

jika kita suka membanding-bandingkan dengan negara maju dengan gaya hidup glamour, jet set, buang-buang uang, maka nilai value dari uang itu sangat relatif, Tapi jika membandingkan pada kebutuhan harian dan bulanan masyarakat untuk bisa hidup layak, dengan jaring aman yang bisa dijamin oleh pemerintah, seperti akses terhadap pendidikan yang murah (gratis) dibiayai oleh Pemerintah Kesehatan gratis yang dibiayai oleh pemerintah, semakin banyak pemerintah menjamin kebutuhan dasar masyarakat semakin banyak pengeluaran masyarakat yang bisa ditekan, sehingga kita bisa mempunyai daya saing dengan negara lain, tanpa harus mengorbankan gaya hidup mewah.

Melihat Liputan Indonesia dari sudut Pandang AMERIKA (PBS America - Funded CPB Org)


Video Liputan Indonesia dari Amerika menarik untuk dilihat, Video ini muncul ketika Radikalisme di Indonesia muncul dan mencuat dipermukaan atas kasus-kasus terorisme yang menghancurkan Kedutaan Australia, Hotel JW Marriot dan Bom Bali. Dan siapa-siapa saja yang diliput untuk berbicara mengenai Indonesia dari kacamata liputan aksi kekerasan.

Ya Indonesia memang harus melalui berbagai macam problematika sebelum menjadi bangsa kuat dan kokoh, harus diuji kekompakannya harus dipersatukan dalam kesatuan solid, kita sudah mempunyai organisasi besar NU dan Muhammadiyah yang membentengi paham-paham wahabi dari timur tengah dengan islam garis kerasnya, kita juga sudah mapan dari sisi pendapatan masyarakat jika dibandingkan sewaktu aksi kekerasan ini terjadi, pemuda-pemudi sekarang sudah lebih mengerti mengenai dunia sejak ia SD, dan bergerak maju dalam pemikiran sejak SMP dan SMA, sudah bisa memisahkan mana paham kebanyakan dan minoritas, tinggal bagaimana toleransi antar umat beragama di Indonesia bisa terus dijaga.

abu bakar bashir

Friday, 14 August 2015

Kobis (Kongkow Bisnis) Bersama Elang Gumilang


Hari ini saya mendengarkan wawancara bisnis menarik, karna sudah lama tidak mendengarkan wawancara di Radio, terutama di zaman yang serba cepat dan memilih-milih seperti ini, punya kebiasaan hanya akan memasukkan hal-hal penting dan bermanfaat bagi kuping dan pikiran.

Nah, ada satu hal yang menarik dari kisah Elang Gumilang yang mungkin tidak akan kita dapatkan kalau di wawancarai di Televisi, karna faktor durasi dan faktor apa yang ia sharing juga berbeda secara pikiran kita akan lebih banyak memberikan informasi ketika dilakukan wawancara tanpa shooting wajah, disana akan lebih banyak informasi yang kita sharing tanpa berpikir malu untuk share saja, karna faktor tidak di shooting wajahnya sehingga pikiran akan membuka lebih banyak informasi pengetahuan sebanyak mungkin bagi pendengarnya.

Tentang hidup susah, tentang hidup enak dan tentang bagaimana mengelola hidup ketika sudah berada dalam genggaman, ini adalah kisah menarik yang patut dijadikan contoh ambil yang sekiranya cocok bagi anda, jadikan sebagai kebiasaan baru, seperti menambah tanggung jawab untuk membiayai anak yatim, menambah kebiasaan baru yang positif, memperbaharui niat setiap tahun, merencanakan sesuatu yang luar biasa yang sebenarnya tidak pernah terpikirkan sebelumnya. semuanya bisa anda dapatkan dalam wawancara kongkow bisnis bersama Elang gumilang dibawah ini

Kobis (Kongkow Bisnis) Bersama Elang Gumilang
Klik link dibawah untuk streaming

Saturday, 8 August 2015

Belajar dari BAKKAFORST Bagaimana Mengelola Pasar Ikan di Faroe Island - Denmark


Bagaimana pendapat anda mengenai menjaga stabilitas penduduk daerah terpencil dengan membangun investasi skala besar didalamnya, yang dapat membuka lapangan pekerjaan dan tetap membuat aman warga di kepulauan yang jumlahnya dibawah 50,000 jiwa. Konsep perikanan terpadu yang dibangun sejak 1968 dan menjadi komplek perikanan modern dibawah perusahaan BakkaForst adalah salah satu contoh yang perlu di tiru oleh investor swasta indonesia, sudah saatnya kita melirik investasi perikanan untuk kebutuhan masyarakat dunia dan kebutuhan didalam negri.

Belajar dari BAKKAFORST Bagaimana Mengelola Pasar Ikan di Faroe Island - Norway


Belajar dari konsep BakkaForst dalam mengelola perusahaan mereka, mereka membuka saham untuk membangun Gudang, Silo, Kapal Modern, Tambak terapung Modern, Investasi mesin pengolahan ikan modern, dan mesin pengemasan untuk fresh meat. Semuanya mereka bangun dengan sistem sindikasi perbankan, dimana dimilik oleh 20 shareholder dari 5 negara.

Belajar dari BAKKAFORST Bagaimana Mengelola Pasar Ikan di Faroe Island - Denmark

Belajar dari BAKKAFORST Bagaimana Mengelola Pasar Ikan di Faroe Island - Denmark

Thursday, 6 August 2015

Menelantarkan Sampah atau Menyelesaikan Tugas Harian


Hampir setiap hari ada berbagai macam tugas, kegiatan yang harus diselesaikan, tinggal mau tidak mengerjakannya dengan tanggung jawab, mulai bangun tidur hingga kemudian shalat subuh dan memulai aktifitas pagi, semuanya perlu persiapan dan rutinitas yang bagus untuk terus dilakukan, sampai pada catatan penting sebelum tidur.


Catatan Penting sebelum tidur :

Pernah terpikirkan untuk membuat catatan penting sebelum tidur?
Semisal hutang kepada siapa hari ini, sudahkah dicatat?
catatan hutang penting agar kita siap, kalau meninggal ada catatan dimasa lalu yang mungkin hanya kita ketahui sendiri, dan terlebih lagi itu menjadi tanggung jawab kita kalau tidak menyelesaikannya, dengan adanya catatan, itu  menjadi pengingat dan catatan bagi orang yang kita tinggalkan, bahwa kita punya hutang yang harus dibayar nantinya oleh ahli waris, sahabat, orang tua, kerabat dan lain sebagainya.

Kalau anda sudah masuk di usia ke 30 tahun, apa yang perlu anda capai lagi di kehidupan ini?