Facebook

Tuesday, 28 July 2015

Sebel Mencari Data di Masa Lalu

Dizaman secanggih ini, kalau sudah mencari selama 1-2 jam dan tidak ketemu rasanya bikin pusing dan mumet sekali pikiran dan mood. Padahal 1-2jam itu sama dengan 1hari kerja, tapi tidak mendapatkan apa yang kita cari itu adalah sesuatu yang absurd dengan modal hanya "ketik" di komputer, cari di internet, tapi masih tidak ketemu, karna salah "kata kunci" atau "kode" yang kita lupa.

Menyebalkan memang, sudah seharusnya dibuka ke Publik saja, toh belum tentu juga ada yang akses dan kalau perlu bisa lebih cepat didapatkan karna sudah diletakkan ke Publik dan sudah diberikan kode sehingga kita sendiri pun bisa mendapatkan kembali sumber itu lebih instan.

Mulai membiasakan diri untuk membuang pada tempatnya dan menjaga pada tempatnya, ini adalah salah satu bagian terpenting yang harus saya perbaiki di pertengahan tahun 2015 ini, waktu begitu cepat berlalu rasanya pikiran ini masih belum begitu berkembang secepat yang saya bayangkan sebelumnya dan begitulah kehidupan bergerak adil, hanya kepada orang yang lebih giat, kerja keras, kerja cerdas ia memihak, dan mengidolakan kepada orang cepat mau mengejar ketertinggalan diatas rata-rata orang lain dengan mengorbankan lebih banyak waktu dimasa sekarang untuk dimasa yang akan datang.

LCL (Least Container Load) Cara Murah Ongkir dari Luar Negri ke Indonesia

Source : Rully Kustandar

LCL (Least Container Load) Cara Murah Ongkir dari Luar Negri ke Indonesia

Bagi yg suka belanja di Amazon, baik cash maupun pake gift voucher. Jangan kirim langsung ke Indonesia via Courier, anda bisa kena pajak yg lumayan tinggi. Klo mau murah gunakan jasa LCL door to door seperti www.id.vshub.com, jadi waktu order dikirim ke alamat mereka di us, nanti mereka kirim ke alamat kita di Indonesia dgn metode LCL (Least Container Load). Artinya, barang kita akan dikumpulkan terlebih dahulu dgn barang2 orang lain dgn tujuan sama (Indonesia), setelah penuh satu kontainer baru dikirim ke Indonesia, pajak impornya bulk per kontainer, jadi jauh lebih murah.

Memang sampai ke Indonesia nya agak lama bisa 1-2 bulan, tapi murah banget, saya beli Apple TV itu onkirnya cuma Rp 100.000 an dah termasuk pajak sampai di Indonesia, sampe rumah malah...

Bisa disuruh belanja juga, misalnya mo beli barang Apple di Apple Store US, tinggal tunjukin aja link nya, nanti tinggal bayar sesui harga barang...

Monday, 6 July 2015

Jansen Manansang, Owner Taman Safari Indonesia


Tahukah anda sejarah Taman Safari Indonesia? Sejarah taman safari indonesia adalah sejarah pengusaha cina yang fokus dibidang sirkus, yang awalnya ingin mempunyai singa, harimau, gajah untuk kebutuhan pertunjukan sirkus, lalu berubah menjadi master plan pembangunan Taman Safari Indonesia yang pertama kali dibuka di kota Bogor, selanjutnya di Prigen Pasuruan Jawa Timur.

Membangun Taman Safari Indonesia dimulai dari lahan 8 ha di Bogor dibekas kebun teh, lalu mendapatkan pendanaan dan terus membangun semakin lengkap dan juga semakin banyak satwa yang berhasil dikembang biakkan, bagitulah kisah sukses dari orang tua Jansen Manansang di awal tahun 80an.


Investasi di Islamic Boarding School


Bagi anda yang peduli terhadap dunia pendidikan di Indonesia, sudah saatnya melirik investasi di Islamic Boarding School atau sekolah asrama islam, memajukan sumber daya manusia Indonesia satu-satunya cara adalah dengan pendidikan generasi muda, meningkatnya pendapatan masyarakat kelas menengah disetiap daerah, membuat para orang tua ingin memberikan pendidikan yang terbaik untuk putra putri mereka, jumlah sekolah pemerintah baik SD, SMP, SMU memang sudah bagus, tapi untuk pendidikan yang lebih bagus dan dapat membentuk generasi maju kedepannya harus dibangun dari landasan pendidikan yang modern, agamis, dan membuka peluang bagi akses ke jenjang universitas terbaik di dunia.

Investasi di Islamic Boarding School
Creative common image by alena


Friday, 3 July 2015

Aming - Parade Gay - Pelangi Azab Terbakar Hidup-Hidup


Minggu kebelakang lagi trend pembicaran mengenai Legalisasi orang-orang sakit yang ingin diakui dan disandingkan dengan orang-orang sehat, meminta hak-nya untuk diakui sebagaimana hak orang-orang berakal lainnya, siapa mereka ini? apakah mereka dari golongan orang tidak mampu? dari golongan orang-orang yang sudah terbebas dari beban kemiskinan (terutama makan dan tempat tinggal?)

Bagaimana anda melihat realitas mereka baik di Indonesia, ataupun di Taiwan yang terpanggang hidup-hidup. apakah mereka sadar bahwa mereka tengah berada dalam sebuah kebimbangan dalam hidup dan mencari pembenaran dari kebodohan dan ke-egoisan mereka terhadap sejarah diri-nya. apakah mereka lupa pada cerita masa lalu bagaimana murka Tuhan terhadap kaum seperti mereka ini.