Facebook

Saturday, 20 June 2015

BAHAYA LATEN ROKOK - Operasi Trakeostomi


Bagaimana cara terbaik menasehati orang perokok, untuk berhenti merokok?
Kalau  mereka sendiri tidak SADAR akan penyakit yang mereka kumpulkan setiap hari, apakah ini menjadi indikasi kalau mereka tahu tapi masih tidak mau menghentikan kebiasaan jelek dan merugikan diri sendiri. Smoga allah mengampuni mereka yang masih menghisap rokok dan belum bertaubat hingga ajal menjelang.

semoga kisah nyata yang diceritakan oleh Sahabat Irdinata W, dapat menjadi pelajar bagi kita semuanya :

BAHAYA LATEN ROKOK - Operasi Trakeostomi

BAHAYA LATEN ROKOK - Operasi Trakeostomi

BAHAYA LATEN ROKOK - Operasi Trakeostomi

Alhamdulillah, setelah 16 hari penuh dirawat di RSUD Kota Mojokerto, akhirnya bisa berkumpul kembali bersama putera dan puteri tercinta.

Mengalami prosedur-prosedur pengobatan dan perawatan yang tidak ada enak-enaknya sama sekali, mulai dari operasi trakeostomi yang membuat leher saya bolong dan bernafas melalui selang yang dipasang di leher, proses merangsang batuk dan membersihkan lendir tenggorokan (yang akhirnya lendir karena rokok ikut keluar dan sempat megap2 tidak bisa nafas karena tersumbat, dan proses ini sakiiiiit sekali).

Ganti tempat jarum infus sebanyak 6x karena sudah membengkak dan membuat badan panas, percobaan dimasukkan selang nutrisi (yang gagal karena pembengkakan di tenggorokan bagian dalam) karena hampir satu minggu pertama tidak bisa makan dan minum sama sekali, suntikan-suntikan obat melalui infus, menahan sakit karena obat penghilang sakit sudah habis efeknya, insomnia, stress, bosan dan banyak lagi.

Semuanya karena sakit gigi, yang awalnya mungkin hanya timbul infeksi ringan dan menjadi sangat berat karena saya terus merokok saat sakit gigi. Ibaratnya luka infeksi yg disiram dengan 68.000 jenis bahan berbahaya dan bahkan beracun.

Ya, sebanyak kurang lebih 68.000 bahan berbahaya dan beracun ada dalam rokok. Sekarang mungkin belum terasa.. mungkin.. tetapi jika dulu anda bisa berlari keliling lapangan bola 6x dalam 12 menit, sekarang mungkin 2-3x saja, anda sudah kehabisan nafas, berarti sudah sisa separuh saja paru-paru anda.

Selamat pagi kawan, saya merenung sambil memperhatikan anak-anak dan istri saya yang lelap, dan saya ingin menemani, menjaga dan memelihara mereka selama mungkin dalam keadaan sehat (semoga Tuhan mengabulkan). Apakah anda tidak memiliki keinginan yang sama dengan saya?

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Tinggalin jejak dong biar saling kenal :)