Facebook

Saturday, 30 May 2015

Erizeli Jely Bandaro : Transfer Dana dan Perjalanan ke Luar Negeri


Tahukah anda bahwa ada dua hal yang sangat mebelenggu kebebasan rakyat China?

Pertama, pembatasan melakukan transfer dana ke luar negeri.

Kedua,pembatasan pergi keluar negeri.

Baik tansfer dana maupun perjalanan keluar negeri ,pemerintah memberikan quota kepada rakyatnya dan syarat yang sangat ketat sekali.

Sejak tahun 2008 WTO mendesak China agar memberikan kebebasan rakyatnya melakukan transakasi internatiional tapi China hanya memperbesar quota jumlah yang diizinkan RMB boleh diperdagangkan dalam skala terbatas. Transaksi international tetap dikontrol ketat. PBB juga mendesak China agar pemerintah China menghapus quota bagi rakyatnya untuk keluar negeri.Ini melanggar HAM. Tapi China hanya memperbesar quota rakyatnya bisa pergi keluar negeri.

Indonesia termasuk negara yang paling kecil quotanya bagi warga China untuk berkunjung.Itupun dibatasi sebesar 10 juta orang sampai dengan 2020 dengan aturan ketat. 

yang hanya berhubungan dengan Pendidikan, Pariwisata, investasi yang berhubungan dengan G2G dan kebudayaan. Rakyatnya tetap dilarang memiliki Izin Menetap Tetap di negara lain. Indonesia sampai sekarang masih memberlakukan UU era Seoharto yang melarang menerima Warga China menjadi warga negara indonesia.


Jadi bagaimanapun kita patut bersyukur karena kita negara demokrasi yang diberi KEBEBASAN transfer uang keluar negeri untuk tujuan pribadi maupun bisnis. Semua rakyat Indonesia BEBAS keluar negeri kapan saja tanpa ada pembatasan ( quota ).

Creative common image by Erizeli


trasfer ke luar negeri dan perjalanan keluar negeri dibatasi atas dasar quota..jadi selektif sekali. Kalau ada perusahaan atau orang yang mendapatkan izin melakukan dua hal itu maka artinya dia sudah memenuhi syarat dan masuk dalam quota. saya punya bisnis di CHina jadi saya tahu.Untuk batasan transfer liat link ini.

Creative common image by RationalFX

harus bisa dibedakan dulu antara china daratan dengan china perantauan..ini beda sekali.Orang china daratan hidup mereka sangat polos dan sangat pelit untuk bekerjasama dengan orang asing. Era Megawari, SBY berkali kali pemerintah datang ke China tapi kerjasama bisnis antara pengusaha China dan Indoensia sangat kecil sekali..beda dengan jepang dan Amerika yang dengan gampang bekerjasama .Kalaupun ada investasi china , itu sifatnya pinjaman G2G dalam kuridor Kredit Eksport.

Untuk bermitra dengan pengusaha China anda harus mampu mendekatkan batin dengan mereka..itu tidak mudah. Karena faktor budaya dan bahasa. Anda harus sabar mendekati mereka sampai mereka jatuh cinta..setelah itu barulah mereka mau kerjsama.Kalau sudah terikat batin mereka tidak peduli dengan kontrak. Bagi mereka kerjasama itu bukan soal hukum tapi batin. Jarang sekai orang china bersengketa bisnis masuk pengadilan.Mereka mudah melupakan kekecewaannya dengan mitranya.

Sebelum ada ikatan batin maka mereka akan selalu curiga dengan anda dan mereka berusaha melndungi dirinya yang kadang terkesan culas..tapi ketika sudah saling kenal dan batin menyatu maka mereka akan menjaga anda seperti mereka menjaga dirinya sendiri..mereka menyebut " kawan ( Pung You.)" dan silahkan liat lagu ini...ini sangat popular di kalangan china..betapa tinggi sekali nilai persahabatan bagi mereka.




Rakyat china itu kalau bukan Partai Komunis yang memimpin...bukan hanya negerinya dimakan ,negera lain juga dimakan mereka..ini bangsa penakluk dengan tingkat kecerdasan luar biasa..bayangakan saja mereka membangun 1978..ketika itu pendapatan per kapita dibawah indonesia..tapi sekarang mereka memnjadi negara dengan kekuatan ekonomi nomor dua didunia..makanya dunia semua kawatir..tapi kekawatiran itu tidak perlu membuat kita puritan..kita harus cerdas karena kita Punya TUhan..percayalah kepada Tuhan..melangkahlah dngan benar..Tuhan akan menjaga kita..



No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Tinggalin jejak dong biar saling kenal :)