Thursday, 7 May 2015

Erizeli Jely Bandaro - Museum Bangsa Mongol

Ketika berkunjung ke museum bangsa Mongol saya termenung lama didalam tenda Jenghis Khan. Saya membayangkan bagaimana bangsa yang hidup bersahaja didalam tenda dan nomaden bisa meluluh lantakan ke khalifahan Abbasiah yang dikelilingi tembok tebal dengan keindahan Baghdad 1001 malam. 

Seakan terbayang dialogh antara Holugu ketika memasuki istana Nan megah paska penaklukkan kepada khalifah " Karena apa kamu tumpuk emas ini ? Sang khalifah menjawab " karena Allah". Holugu berkata mengapa Anda tidak bagikan harta itu kepada tentara mu agar mereka setia melindungi mu ?

Sejarah mencatat berulang rulang bahwa kemewahan hidup melemahkan jiwa. Ketika orang sudah mabuk dunia dan menyukai kemewahan hidup maka dia telah meninggalkan agamanya dan Allah akan menghukumnya dengan cara tak terduga. Baghdad dihancurkan dan dibakar. Jumlah korban tak terbilang. Pusat perpustakaan yang mendidik orang pintar namun lemah jiwa dibakar dan semua kitab dibuang kesungai. Sang khalifah berserta keluarga di habisi dan dihinakan.

Era sekarang negara yang memuja kemakmuran dari tingginya GDP terjebak hutang gigantik. Adakah kehormatan bagi bangsa yang terjebak hutang seperti Amerika , Eropa dan Jepang ? Semua terjebak seperti peringatan Alllah .. 

Menjadi seperti orang gila ..melakukan apa saja untuk keluar dari jeratan hutang namun hanya bisa berhutang lagi..


Bukan soal sistem seperti apa negara harus dibangun tapi tergantung dari akhlak para pemimpin. Selagi akhlak mereka baik maka rahmat Allah akan sampai. Yang kurang akan Allah cukupkan karena ketika dia berlebih diapun berbagi..Pahamkan sayang...


No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Tinggalin jejak dong biar saling kenal :)