Wednesday, 22 April 2015

Erizeli Jely Bandaro : Presiden Jokowi Presiden Kedua - Mengkritik WorldBank, IMF ADB


"Pandangan yang mengatakan bahwa persoalan ekonomi dunia hanya bisa diselesaikan oleh Bank Dunia, IMF (Dana Moneter Internasional), dan ADB (Bank Pembangunan Asia) adalah pandangan usang yang perlu dibuang". Ini pernyataan tegas Jokowi dalam sambutannya di acara peringatan 60 tahun Konferensi Asia-Afrika (KAA), di Jakarta Convention Center, Rabu (22/4/2015). 



Jokowi tahu bahwa musuh ketidak adilan dunia sehingga menciptakan economic imbalance dan berdampak krisis dimana mana dan selalu berulang karena ulah predator World Bank , IMF dan ADB.

Enam puluh tahun lalu pada konprensi Asia Afrika , Soekarno bersuara lantang tentang kemungkinan munculnya Neocolonialism dalam berbagai bentuk. 

Negara Asia Afrika harus bersatu memerangi segala bentuk neocolonialism. Kini Jokowi bersuara lantang perangi Neocolonialism dalam bentuk kartel keuangan dunia. 

Suara senada pernah dilontarkan keras oleh Sri Mulyani dalam Pertemuan Washington paska Krisis Globa 2008. 

Menyadarkan Obama untuk mereformasi World bank dengan menunjuk Dr. Jim Yong Kim yang dokter Anak ( bukan ekonom ) sebagai Presdent World Bank dan menunjuk Sri Mulyani yang ibu rumah tangga (Ekonom ) menjadi Managing Director. 

Agar world bank mulai berubah dengan sentuhan cinta seorang dokter anak dan ibu rumah tangga. IMF pun direformasi dengan masuknya Tiongkok sebagai controller menghilangkan hak control tunggal Amerika.


Namun World bank dan IMF masih tetap dibawah bayang bayang kartel keuangan global. 

Tentu butuh waktu dan semangat dari seluruh pemimpin dunia untuk merubah tatanan ekonomi global lebih adil, dan Jokowi adalah presiden kedua (sebelumnya Presiden China, Hu Jintau ) didunia yang berani mengeritik langsung worldbank, IMF dan ADB.

Nah sekarang Jokowi siap siap harus berhadapan dengan kekuatan kartel keuangan global. Kini suka tidak suka, Jokowi telah menjadi pemimpin berkelas dunia untuk kebaikan, kebenaran dan keadilan.


No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Tinggalin jejak dong biar saling kenal :)