Facebook

Thursday, 22 January 2015

Belajar Mengelola Belut secara Bijaksana dari Orang Eropa


Rasa-rasanya koq belum banyak ya para pembudidaya belut di Indonesia dengan skala besar didalam ruangan (indoor) mulai dari pembenihan bibit belut, pembesaran hingga menghibahkan sebagian kecil bibit belut kembali ke alam. kayaknya perlu waktu untuk mengubah kebiasaan baru ini di Indonesia, Belajar dari kearifan negara-negara di Eropa dalam budidaya belut yang tidak hanya berpikir aspek ekonomis semata, juga menyeimbangkan ulang jumlah bibit belut di alam secara rutin setiap tahun.

Belajar Mengelola Belut secara Bijaksana dari Orang Eropa

Berapa banyak dari anda yang pernah melakukan kegiatan seperti dibawah  ini :

- Menyebarkan bibit tanaman di hutan / lokasi umum
- Menanam bibit pohon di kawasan hutan lindung
- Menyebarkan benih ikan di sungai, danau, waduk

Mungkin jarang terpikirkan, setidaknya satu tahun sekali dengan mengalokasikan Rp.100.000 untuk bibit tanaman / ikan. kita sudah berupaya untuk mengembalikan habibat asal untuk bisa memperbanyak ulang secara alami. entah itu 10 pohon per tahun yang anda tanam ulang di hutan, atau 100 ekor ikan mujair yang anda lepas di sungai, kesemuanya itu akan memberikan dampak positif bagi jiwa anda. untuk melihat segala sesuatu dari sudut pandang yang berbeda, kalau kita ikut mengkonsumsi kita juga harus ikut melestarikan ulang di alam.

Belajar banyak dari upaya konservasi yang dilakukan oleh
UK GLass Eel dan  Scandinavian Silver Eel

Tentunya kita di Indonesia juga dapat melakukan hal yang serupa.



No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Tinggalin jejak dong biar saling kenal :)