Facebook

Sunday, 25 January 2015

Ahok Manuver Dana Siluman 8,8 Triliun


Saya kadang tidak habis pikir dengan DPRD di Indonesia, Sudah ada Gubernur yang baik dan Jujur tidak main uang anggaran, masih saja mencoba main di anggaran takut kalau tidak ada duit selama satu tahun kedepan, takut kalau tidak bisa lagi bisa korupsi dana pemerintah, stres memang pejabat negara yang masih berpikir korupsi hanya salah satu jalan mencari uang.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali membuka babak baru perseteruan dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI. Kali ini, Ahok secara tegas meminta agar anggaran siluman Rp 8,8 triliun yang tiba-tiba tercantum dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2015 supaya segera dicabut. 


Padahal sesuai rencana, DPRD DKI menargetkan RAPBD DKI 2015 bisa disahkan pada Januari ini. Namnu, akibat dana siluman itu, hampir pasti, pengesahan RAPBD DKI akan molor lagi seperti tahun 2014 lalu. Akibat adanya dana siluman itu, Ahok pun secara tegas menolak dan rapat paripurna DPRD pada Jumat (16/1) pun batal.

"Saya sudah kasih tahu Pak Pras (Ketua DPRD DKI), saya yakin masih ada anggota DPRD yang baik. Kalau tidak mau bahas, saya gunakan APBD 2014. Jadi, DPRD yang mau dukung saya gunakan APBD 2014, datang ke Balai Kota besok, (red, Senin). Bagi yang tidak mau dukung, tidak usah datang," kata Basuki usai menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gedung SMESCO, Jakarta Selatan, Minggu (18/1).

 

Kegeraman Ahok beralasan, sebab proses penyusunan APBD 2015 sudah rampung. Namun, tiba-tiba DPRD mengajukan anggaran senilai Rp 8,8 triliun yang dinamakan anggaran visi-misi dengan cara mengirim surat kepada Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda). Kendati, katanya, dari DPRD sendiri tidak mengakui mereka tidak mengirim surat tersebut.

"Ada kirim surat kepada kami, Bappeda bilang ada titipan dari DPRD nih, visi-misi. Harus diisi. Ternyata ditaruh di Bappeda, mau diisi. Bappeda kan tidak bisa isi lagi karena sudah e-budgeting," terang Basuki.




No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Tinggalin jejak dong biar saling kenal :)