Wednesday, 5 November 2014

Saya ingin belajar dari Norwegia Oleh Susi Pudjiastuti Menteri Kelautan


Saya ingin belajar dari Norwegia, dalam pengembangan budidaya perairan atau akuakultur.

"We believe learning from Norway that have been proceed from zero to ten billion dollar US is a big step,".

Meski dari pengusaha yang bergerak di Industri perikanan, saya merasa pengalaman saya belum cukup untuk mengelolah kekayaan di perairan laut seluruh Indonesia, ekspor hasil kelautan dan perikanan di pantai Pangandaran saja dengan garis pantai sepanjang 91 kilometer mencapai 15-40 juta dollar AS.

Saya yakin, dengan luas wilayah perairan Indonesia yang terdiri dari 17.000 pulau akan menghasilkan angka yang lebih besar. Angka yang menurut saya bakal melebihi ekspor Norwegia tahun lalu yang mencapai 10 miliar dollar AS.

"If you calculate the ocean of Indonesia is huge, that 10 billion dollar US is too small compare the area we had. We believe if we do it right, we can,".

Duta Besar Norwegia untuk Indonesia Stig Traavik

Duta Besar Norwegia untuk Indonesia Stig Traavik mengatakan, Norwegia pada 1980 tidak mengekspor hasil laut dan perikanan sama sekali. Namun, dengan pengembangan akuakultur, angka ekspor Norwegia pada tahun 2013 mencapai 10 miliar dollar AS.

ikan Baramundi
Creative Common Image by Adventuretoday

Adapun budidaya perikanan yang akan dikerjasamakan dengan Indonesia diantaranya, ikan Baramundi dan Tuna Yellowfin, di Yapen, Papua Barat.

Tuna Yellowfin, di Yapen, Papua Barat.
Creative Common Image by Touricatour


kerjasama dengan Norwegia juga dapat dipastikan lingkungan laut dan perikanan di Indonesia akan terjaga. Lantaran Norwegia sendiri merupakan negara yang komitmen akan lingkungan hidup. Baca : Indonesia Negara Maritim



No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Tinggalin jejak dong biar saling kenal :)