Facebook

Tuesday, 18 November 2014

FAKTA BBM Naik dimata SBY dan JOKOWI

Kicauan Mantan Presiden SBY Soal Kenaikan BBM


Saya terima banyak pertanyaan/mentions dari publik soal kenaikan BBM. Kebetulan pukul 08.10 malam ini saya menerima telepon dari Wakil Presiden Jusuf Kalla. *SBY*

Wapres beritahu bahwa pemerintah akan menaikkan harga BBM. Saya katakan, menaikkan harga BBM adalah wewenang pemerintah. *SBY*

Tapi pemerintah wajib menjelaskan kepada rakyat mengapa harga BBM dinaikkan. Itu jawaban saya sebagai respons atas telepon Pak Jusuf Kalla. *SBY*

Selain itu, pemerintah harus menjelaskan kebijakan kompensasi bagi golongan tidak mampu serta dari mana dana itu diambil. *SBY*

Pemerintah juga harus menjelaskan bagaimana cara menentukan rumah tangga-rumah tangga yang berhak menerima dana kompensasi itu. *SBY*

Saya berpendapat, jika dana kompensasi itu diambil dari APBN, maka pemerintah wajib menjelaskan kepada DPR RI sebagai bentuk pertanggungjawaban. *SBY*



Gimana nih yang baru punya penghasilan Rp.1 juta Per bulan.
Gimana nih yang baru punya penghasilan Rp.1,5 juta Per bulan.
Gimana nih yang baru punya penghasilan Rp.2 Juta Per bulan

Kebutuhan hidup semakin naik, harga barang semakin meningkat, nominal pendapatan semakin mengecil, apakah ini juga dipikirkan? Kalau penghasilan kecil, dihabiskan ke BBM lebih besar, apa bisa semakin sejahtera, dan apa semakin tidak berdampak pada daya beli dan kemampuan menyimpan uang masyarakat yang semakin sedikit.

Gimana kalau sakit, bayar pakai apa?
Gimana kalau masuk rumah sakit, bayar pakai apa?
Gimana kalau tidak masuk kerja, mau makan apa?
Gimana kalau membiayai banyak anak dan keluarga, siapa antar berasnya?


Ya beginilah Realitas Presiden Baru Indonesia, harus kalah dengan kebijakan baik era sebelumnya.
Gagal memberikan subsidi untuk rakyat, 
Siap-siap angka kemiskinan makin bertambah dan semakin besar angka pengangguran yang bakalan terjadi nantinya.


No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Tinggalin jejak dong biar saling kenal :)