Wednesday, 5 November 2014

1 Kapal asing keruk Rp 29 miliar dari laut RI Oleh Susi Pudjiastuti Menteri Kelautan


Kapal asing keruk Rp 29 miliar dari laut RI

Saya sudah geram dengan Keberadaan kapal asing di laut Indonesia. Alasannya, Indonesia sangat dirugikan dengan aktivitas kapal asing di perairan Indonesia.

Selain merusak lingkungan, kapal ini juga membayar retribusi kecil. Padahal hasil yang mereka keruk dari laut Indonesia sangatlah besar.

"Ikan tongkol paling murah USD 1, mereka melaut semalam minimal dapat 10 ton. Dalam satu tahun mereka berlayar 200 hari, itu USD 2,4 juta atau setara Rp29 Miliar".

Keuntungan kapal asing bisa bertambah karena kelicikan mereka memegang 4 izin. Mereka bisa berganti bendera seenaknya dan dengan mudah pulang ke negara mereka tanpa melaporkan atau membayar biaya ekspor ikan.

1 Kapal asing keruk Rp 29 miliar

1 Kapal asing keruk Rp 29 miliar


"Ini manipulasi luar biasa. We dont get anything, ini konyol. Padahal nelayan kecil cuma dapat 5-10 ton ini harus membayar izin banyak. Mereka di darat dan tidak bisa berlari,".

"Kapal di bawah 10 ton dihilangkan semua pungutan. Masalahnya ikan impor saja tidak kena pajak. Masa ikan tenggiri dari Cilacap ke Jakarta kena pajak 10 persen, impor tidak,".



No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Tinggalin jejak dong biar saling kenal :)