Facebook

Thursday, 16 October 2014

Nanik S Deyang: Impor Komoditi

Nanik  S Deyang: Impor Komoditi


Lihat betapa hancurnya negara tercinta kita Indonesia. Kebodohan me-manage negara membuat kita harus impor komonditi yang selama ini jadi produk unggulan kita, karena kecuali tepung terigu, semua produk-produk yang di-impor ini tumbuh subur dan sangat baik di TANAH Indonesia. 

Siapa yang salah kalau sudah seperti ini, kebodohan pimpinan negara, para menteri dan pejabat membuat kita menjadi bangsa yg harus mengimpor produk yg mustinya dengan mudah kita tumbuhkan atau kita produk di di tanah Indonesia yang gemah ripah loh jinawi ini.

Masak kita impor garam, sementara petani garam kita yg di Madura keleleran tapi gak dipedulikan pemerintah, sempat Dahlan Iskan sebagai menteri BUMN melakukan sedikit "pertolongan" namun program itu juga tidak jelas kelanjutan untuk para petani garam. 

Demikian juga kelapa sawit, kita pernah menjadi penghasil sawit nomer satu, dan lahan kita terluas di dunia, China pun ngiler sama sawit kita, lha kok sekarang impor. Ini kan permaianan gila, karena kebun-kebun sawit yg dulu miik BUMN, waktu krisis tahun 1998 jatuh ke tangan asing, paling banyak Malaysia, terus sekarang kita malah yg ganti impor dari mereka....gila!!

Reformasi kita pikir akan membawa lebih banyak kebaikkan, tapi ternyata justru menghancurkan apa yang sudah baik yang dibangun oleh Pak Harto. Pak Harto memang tidak sempurna, KKN tumbuh subur di jamannya, represif terhadap media dan juga LSM.
 

Tapi di era Reformasi KKN dan korupsi justru JAUHHHHHHH lebih gila dari jaman Pak Harto. Bahkan berbagai aturan investasi yang dulu jaman Bung Karno dan Pak Harto masih dijaga dengan baik, misalnya investasi yang menyangkut hak hidup orang banyak tidak boleh dimasuki asing, di jaman reformasi malah digelar karpet merah untuk asing, dan lihatlah hasilnya sekarang!

Apakah kita akan diam?Pantaskah kita bicara people power atau bel gedes lainnya, hanya untuk berebut kekuasaan, sementara negara ini komonditas dan kekayaannya sudah dedel duel, hancur lebur dimakan asing dan pejabat korup yg dengan enteng memberikan berbagai izin , asal duit setumpuk ada di mejanya!

Ibu Megawati, kalau anda benar putri Bung Karno, mari Ibu kita rebut kembali apa yg kita miliki, tanah yg subur pemberian Tuhan Yang Maha Baik ini jangan terus dikangkangi asing dan marilah kita tanami berbagai komonditas untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat!

 

Jangan turunkan jutaan orang di jalan hanya untuk melawan KMP Bu Mega, ayo turunkan jutaan orang untuk menyeret pejabat-pejabat korup yg telah mengizinkan asing leluasa dan merebut kembali aset-aset bangsa kita! Juga ayo kita demo ramai-ramai ke Singapura, kalau perlu kita duduki, supaya Rp 1500 Triliun uang kita yg parkir kita di negeri seupil itu kembali ke negara ini, untuk membangun kejayaan bangsa dan negara.


- NSD -

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Tinggalin jejak dong biar saling kenal :)