Facebook

Tuesday, 21 October 2014

22 Oktober 2014 - tidak usah dibaca dan dikomentari - hanya celotehan gila

Malam ini saya kecewa dengan diri saya sendiri, setelah sadar kalau saya ditipu oleh seseorang. Saya pada tipikalnya pemaaf dan tidak usah cari ribut, toh saya masuk juga dengan kesadaran sendiri tanpa ada paksaan, semata-mata karna opini yang saya ciptakan sendiri dalam pikiran, yang membuat saya masuk dalam ilusi imajinasi.



memikirkan apa selanjutnya itulah awal mula dari kegalauan ini

ini adalah perang urat saraf, dimana saya kalah didalamnya. pengalaman ini kecil dan rugi kecil, tapi ada satu pengalaman yang saya dapatkan, dimana orang jahat diluar sana masih banyak dan akan terus ada mencari jalan pintas untuk memakan orang yang baru..

Sampai pada akhirnya malam ini saya seperti telah tersadarkan oleh kesalahan saya sendiri, daripada harus marah dan membuang energi ketempat yang salah, lebih baik melalukan evaluasi diri secara menyeluruh sejauh apa sudah saya lakukan monitoring diri dan evaluasi kebiasaan dan perubahan apa yang ingin saya capai setelah melakukan perbaikan malam ini.

Saraf saya mengatakan hidupkan musik kontemplasi, ketik saja di Youtube Meditate Song. sambil merapikan pikiran, yang saya lakukan pertama sekali adalah merapikan kertas yang berserakan sambil merapikan jiwa dan raga sehingga bisa ikut dalam gerakan, setelah ini siap, saya harus bereskan konsep yang telah berceceran yang tidak saya tuliskan lagi selama ini, hanya membiarkan mengalir saja, ini adalah kesalahan.

melakukan negosiasi dengan diri, mencatat kembali kepingan hidup ideal yang ingin saya rancang untuk aktifitas diri setiap harinya, dan terus menerus menjadi kebiasaan baru yang ideal sebagaimana setiap orang punya karakter keunikannya sendiri. Masuk kedalam konsep orang dan masuk kedalam konsep diri yang jauh lebih mengerti bagaimana harus mengatur segala hal.

kepingan yang berserakan harus segera dijadikan uang kembali.
waktu yang terbuang harus segera diganti dengan kualitas diri yang lebih baik lagi.

Kesalahan terbesar manusia adalah ketidakmengenalan dirinya terhadap jiwanya.
ketidak aturan pikirannya dalam kehidupan nyatanya.

Dunia ini sudah penuh berserakan dalam keberlimpahan, mencari sesuatu yang berguna dan benar-benar diberikan secara percuma tidak mungkin bisa kita dapatkan begitu saja tanpa ada waktu untuk mencari dan terus mencari hingga ketemu pola kehidupan yang sebenarnya.

Kita manusia biasa yang hidup dalam satu kosmos imajiner, hari ini orang bisa mempercayai sebentar, besok orang akan melupakan dan tidak akan percaya kembali pada apa yang terjadi sebenarnya.

Malam ini saya hanya butuh pelampiasan tulisan, karna sudah lama alunan lagu sederhana yang membuat gelombang otak berjalan lebih pelan kurang saya manfaatkan, ini adalah bagian dari proses panjang kehidupan.

Karna mendengar nasehat itu hanya bisa saya rasakan manfaatnya ketidak tidak dalam kondisi jiwa seperti ini, hanya tulisan yang mampu mengobati rasa hati yang ingin menulis hingga tak kenal arti apa maksud dari semua ini.

Kalau uang yang hanya engkau cari, hasilnya akan seperti ini saja, tapi kalau ilmu yang kau kejar, mungkin hasilnya akan jauh lebih besar daripada yang pernah engkau bayangkan sebelumnya. mengambil jalan salah yang lebih rumit membuat dirimu lebih lambat berjalan dibandingkan dengan lainnya. tapi inilah bagian proses kehidupan yang telah engkau pilih, yang bisa kamu ubah dimasa yang akan datang.

semuanya ingin mewarnai kehidupan diri, tapi hanya beberapa yang bisa hadir, engkaulah yang harus memastikan kalau yang datang hanya sesuai dengan keinginan dan standar yang telah engkau rancang sebelumnya.

malam kian panjang.. sudah lama aku ingin merasakan kantuk yang lebih awal seperti ini, sehingga tidur awal adalah bagian dari perubahan jiwa dan tubuh baru yang akan kurasakan pada esok hari adalah bagian dari mental perubahan yang telah aku tinggalkan semalam.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Tinggalin jejak dong biar saling kenal :)