Facebook

Friday, 26 September 2014

Prof Mulyana Ahmad : REPORTASE SILATURAHMI NANO

Prof Mulyana Ahmad : REPORTASE SILATURAHMI NANO


Minggu ini banyak kejadian luar biasa. Berawal dari tegur sapa dan silaturahmi di dunia maya berlanjut menjadi silaturahmi di dunia nyata. Sebelumnya dimulai dengan Bpk. Eko, Bpk Ibnu dan Bpk. Ari, Bpk Asep dan Bpk Herman. Siapa yang menyangka bahwa orang-orang non akademisi mampu memiliki beberapa patent yg dipatenkan di luar negeri. 

Bidang yang digelutipun termasuk bidang langka ditingkat dunia. Bio mining Platinum Group Metal, Katalis Platinum group metal, teknologi burner, produksi bio ethanol dgn cara yg jauh lebih effisien dari yang dilakukan oleh industri, pengobatan dan pemulihan tubuh melalui stem cell dan stabilisasi asam laktat tubuh dll. Mengaggumkan. !!

Kemarin, bermula dari membully Pak Ricky Elson di facebook dan berhadiah tenyata mampu mempertemukan banyak paraktisi dan pakar di dunia nanoteknologi, energi terbarukan, praktisi software kelas dunia, ahli hukum, ahli pemasaran, ahli perancangan sumber daya air, ahli material dan kimia. Banyak sekali visi misi dan peluang yg dibicarakan, tapi yg membuat saya kagum adalah hampir semua visi misi mereka adalah bukan hanya untuk meraih keuntungan semata, visi misi mereka yg terdepan adalah peluang memberikan kemanfaatan yg nyata terhadap masyarakat banyak khususnya masyarakat yang tidak mampu. Masyarakat yg tidak memiliki akses terhadap air bersih, energi, pangan dan kesehatan.

Kekaguman saya terus saja bertambah. Membicarakan teknologi tingkat tinggi, teknologi tepat guna dan maju, tetapi separuh pembicaraan adalah seperti mendapatkan siraman rohani dari tokoh agama yang maksum, mukhlis dan penuh motivasi. Saya menghitung 22 x Pak Ricky elson menyebutkan kata ikhlas, 12 x dari Pak Andi. Mereka pasti tidak menyangka kalau saya menghitungnya.

Sangat banyak yg dibicarakan dan akhirnya mengerucut kepemanfaatan energi potensial angin, arus air laut menjadi listrik, mengolah air laut menjadi air minum pada tahap awal ini. Saya bersyukur pertemuan ini tidak sia-sia dan menghasilkan sebuah rencana untuk mewujudkannya dalam dunia nyata. 



Pemilihan fokus ini pun tidak main-main, wind turbine design terbaru dari Sang maestro "penari langit" yang jauh lebih effisien dengan rasi foot print dan energi yg dihasilkan adalah digadang-gadang mampu mengalahkan effisiensi yg telah ditorehkan oleh wind turbine buatan siemens sekalipun. Dan menurut perhitungan logika saya, ini sangat mungkin diwujudkan.

Mengenai rencana pengolahan air bersih dan air minum dari semua jenis air, air tawar dan air laut. InsyaAllah klarifier yg akan dibuat juga kembali akan mengalahkan klarifier teknologi Siemen Jerman. Flow rate dan hydraulyc loadingnya 30% lebih effisien dari teknologi Siemen. 

Ada satu teknoligi yg masih membutuhkan beberapa kali pembicaraan lagi adalah rencana pemurnian air laut. Apakah akan langsung revolusioner menggunakan membrane jenis baru atau evolusi teknologi. Saya sendiri lebih berharap yang evolusi. 

Teknologinya sudah matang. Menurunkan separuh salinitas air laut kemudian dilanjutkan dgn membrane BWRO yg lebih murah. Selain mampu desalinasi juga sangat bermanfaat untuk mengolah air tawar. Satu hal yang selalu terngiang ditelinga saya adalah "tidak mudah mewujudkan ini semua " tetapi dilanjutkan dengan kata motivasi "tapi tdk ada yg lebih kuat dari keyakinan" dan ditutup dengan kata "ikhlas" adalah tidak mudah menyerah terus berikhtiar. 

Dalam hati sy bergumam "bersatu daya dalam fokus bekerja dengan iklas membangun dan memantaskan diri dengan terus belajar dan terus melakukan penelitian"

Saya bersyukur kepada Allah dan berterimakasih kepada sahabat semua yg telah sudi meluangkan waktunya yg sibuk untuk berkumpul dan berupaya. Semoga niat baik ini dimudahkan jalannya.

NB: Ingat!!
Ini semua baru tingkat rencana.

CC:
Prof. @ Khairurrijal Khairurrijal (Guru besar ITB)
Prof Nurul Taufiqu R (Ketua Masyarakat Nano)
Ricky Elson (Penari Langit)
Andy Richimoto Jusuf (Pakar Sumber Daya Air)
Ibnu Asngadi (Pakar Burner & Furnace)
Utomo Prawiro (Pakar Software)
Christ Jusuf (Pakar Hukum, Teknologi dan Medicine)
Ari Sutikno (Pakar Bio Ethano)
Dharma Subekti (Dir. PT IntiNanotech)
Muhammad D. Aziz (Ahli Tehnik Kimia - Presiden Nano World Indonesia)
Arifin Septiadi (Ahli material -ITB)
3 orang lainnya tdk ditampilkan dengan alasan privasi

Dan bintang dari acara ini, inisiator dan provokator awal terjadinya pertemuan ini adalah :

@Piala Ameldam Simanjuntak

2 comments:

  1. You might qualify for a new government sponsored solar program.
    Click here and find out if you are qualified now!

    ReplyDelete
  2. Salam Prof. Saya Abdul Goffar Al Mubarok, mahasiswa Universitas Negeri Jakarta yang pernah kerja praktik di Ciheras, Lentera Angin Nusantara. Sudah lama saya menaruh perhatian pada masalah pencemaran air dan terus memikirkan tentang pemecahan masalahnya. Sampai suatu hari di Ciheras saya melihat presentasi Bang Ricky Elson yang berisi mapping permasalahan di Indonesia, salah satu poin yang ditulis adalah tentang penanganan air di Tulang Bawang. Akhirnya saya memberanikan diri untuk bertanya, dan Bang Ricky pun menceritakan bahwa LBN juga sedang melakukan penelitian terkait pemurnian air di Bogor. Saat ini saya sedang menyusun proposal penelitian yang berkaitan dengan penanganan air, jika berkenan, bolehkah saya berkunjung ke tempat Prof di Bogor? Terimakasih.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung. Tinggalin jejak dong biar saling kenal :)