Wednesday, 16 July 2014

TENTANG PORTAL KAWAL PEMILU Oleh Rudi B. Rosidi Bagian 1

TENTANG PORTAL KAWAL PEMILU Oleh  Rudi B. Rosidi Bagian 1


source : https://www.facebook.com/rudibrosidi
TENTANG PORTAL KAWAL PEMILU

Menyimak berita-berita dari portal berita seperti Detik, Metro, Tempo, Merdeka, Kompas, dan media se-spesies lainnya, serta masih ada saja yang percaya pada portal http://www.kawalpemilu.org/#0, saya jadi tergelitik lagi untuk nulis ini walau terasa berat beban karena asumsi negatif lagi.

Aritmetika dasar saja sudah cukup dipakai untuk membuktikan bahwa data dalam portal itu adalah simulasi belaka.



Data pemilih adalah data kuantitatif diskrit bukan kuantitatif kontinyu. Tidak ada 1/2 pemilih atau 1/5 pemilih. Yang ada 1, 2, 3, 4 dan seterusnya pemilih.

Mari kita perhatikan screen shot data yang saya ambil pada hari ini Rabu, 16 Juli 2014, Pukul 15.17 dan Pukul 15.22:

Perhatikan penjumlahan suara sah dari perolehan PH dan JK yang saya tandai dengan underline warna kuning. Misal di Provinsi Aceh, penjumlahan diskrit, seharusnya: 832.835 + 682.129 = 1.514.964. Kenapa hasilnya jadi 1.514.860?

Anak SD Kelas 2 juga akan paham bahwa 5 + 9 = 14, bukan 10 atau 20

Jadi kesimpulan saya, data tersebut adalah hasil SIMULASI, bukan data real count. Dan CEROBOH-nya, yang disimulasikan adalah persentasenya, bukan data diskrit pemilihnya. Dan mereka lupa (atau dilupakan oleh Tuhan) dari hasil desimal perkalian persentase tidak dicocokkan dengan penjumlahan/kumulatif data-data diskrit tersebut.

Misal: 298 pemilih x 52%, maka hasilnya akan desimal 154,96.

Bagi rekan-rekan yang mengerti istilah ROUND dan TRUNC mungkin akan tersenyum-senyum melihat data tersebut.

Dari penelusuran satu studi kasus Provinsi NAD sampai pada level TPS, simulasi persentasi itu sepertinya baru dilakukan di tingkat Kabupaten. Makanya tidak heran jika selisih penjumlahannya bisa lebih dari 3 digit.

Jika sudah begini, yang BODOH sebenarnya MEDIA-nya, PROGRAMMER-nya, atau MASYARAKAT INDONESIA yang telan mentah-metah untuk mempercayainya?

Atau jangan-jangan MATEMATIKA nya yang disalahkan lagi, karena kena Virus Burhanitrat Muhtajulation.


Daftar Media Massa yang ikut membesarkan " Portal Kawal Pemilu "

http://m.metrotvnews.com/read/2014/07/15/265992

http://pemilu.tempo.co/read/news/2014/07/16/269593344/Begini-Cara-Admin-Kawal-Pemilu-Membuat-Real-Count

http://www.merdeka.com/pemilu-2014/kawalpemilu-data-92-prabowo-hatta-4716-dan-jokowi-jk-5283.html

http://news.detik.com/read/2014/07/16/125834/2638757/1562/real-count-kawalpemiluorg-prabowo-hatta-4717-dan-jokowi-jk-5282

http://politik.kompasiana.com/2014/07/16/kawalpemilu-real-count-jokowi-5283-prabowo-4717-data-masuk-934-664602.html

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Tinggalin jejak dong biar saling kenal :)