Facebook

Monday, 7 July 2014

Belajar Menertibkan Shalat Subuh Tepat Waktu Berjama'ah Seumur Hidup


Kadang hidayah tidak datang begitu saja, perlu alasan "x" untuk memahami, kalau pun demikian perlu sentuhan "x" sehingga ia bisa lengket dihati. Entah bagaimana saya harus menulis disini, yang pastinya malam ini saya ingin berubah dan istiqamah mengubah "halangan" "perisai" sesuatu yang saya buat sendiri sebelumnya, menjadi jawaban bagi solusi kehidupan saya.

Belajar Menertibkan Shalat Subuh Tepat Waktu Berjama'ah Seumur Hidup


Apa susahnya mengatakan "YES" untuk setiap permasalahan hidup.
Apa susahnya untuk menerima "YES" pada setiap benturan hidup.
Apa susahnya ikhlas "YES" karna kita telah terpilih dari sekian banyak manusia yang hidup di muka bumi ini.

Mulai besok pagi, saya akan mengubah paradigma "YES" untuk setiap kondisi.
Saya belajar memahami bahwa membuat kesalahan kecil.
Saya belajar memahami bahwa membuat ucapan salah

Itu semua memberikan pelajaran terhadap saya.

"Bahwa mengatakan sesuatu itu lebih sulit kalau tidak tahu cara pengungkapannya"
 Kadang kemarahan kita sendiri lucu, karna ada sesuatu yang kita percayai bahwa itu adalah versi kita sendiri, padahal cara penyampaian itu kadang "KELIRU" atau pengendalian emosi yang gagal, mengutarakan maksud sebenarnya.

Iya.. benar..

Orang yang paling banyak harus tersakiti dalam mendidik kita adalah orang terdekat : Ayah Ibu, Saudara kandung, Kerabat, orang-orang sekeliling kita yang sebenarnya kita sayangi, dan dari mereka kita belajar untuk mengasah kepribadian yang jelek dalam diri kita - agar kita belajar keliru diawal, agar kita belajar salah lebih banyak - agar kita sadar bahwa itu salah dan mereka adalah satu-satunya tempat pelampiasan kesalahan kecil kita. Yang dari sana saya sadar bahwa saya wajib perlu belajar mengasah kemampuan pengelolaan emosi, kecerdasaan memahami orang lain, kecepatan mengoreksi diri.

Kalau ada hal-hal lainnya dalam kehidupan kita yang sulit kita tembus karna faktor-faktor "X".
Sudah sebaiknya kita mengatakan "YES" ini adalah kesempatan untuk belajar.
Alhamdulillah ini sudah takdir untuk naik tangga kehidupan selanjutnya.

Menerapkan hal baru dalam kehidupan.
Mendoa'kan kelancaran hidup di dunia dan akhirat.
Menolong sebanyak mungkin orang lain
Memberikan sebanyak mungkin kesempatan kedua bagi nasib orang lain

Kecerdasan agama harus semakin ditingkatkan.
Keberanian untuk naik tangga harus dilalui sedini mungkin.
Insyallah YES semuanya akan baik-baik saja.

Terima kasih bagi para pencerahan kehidupan.
Video, Tulisan, Pertemuan, Kejadian
semuanya membuat saya yakin akan perubahan paradigma baru.

Insyallah perubahan besar itu harus diciptakan oleh diri.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Tinggalin jejak dong biar saling kenal :)