Facebook

Thursday, 31 July 2014

Korelasi antara Usaha dan sebuah Do'a

Korelasi antara Usaha dan sebuah Do'a


Saya bukanlah orang yang rajin berdo'a padahal  ini sudah masuk ke Bulan delapan - Agustus 2014, mungkin masih sangat jarang saya berdo'a dan entah kenapa malas sekali berdo'a meminta dan apa yang membuat saya jarang untuk melakukan doa, ini masih misteri dalam diri saya sendiri.

Malam ini tidak ada yang begitu spesial, sampai akhirnya saya menemukan sebuah korelasi dari apa yang saya lakukan barusan menjadi sebuah pertimbangan yang mungkin saja kebetulan atau memang tiba-tiba ada gerakan semesta yang mendukung doa saja tersebut dikabulkan, entahlah saya tipikal yang sangat skeptis dengan hal yang bersifat imajinasi dan kadang tidak suka mengait-ngaitkan sesuatu hal itu secara kebetulan belaka.

ada ucapan doa saya dalam shalat berjamaah isya dimesjid yang sesuatu tersebut mungkin masih jarang saya lakukan, seperti lebih meluangkan waktu sejenak didalam mesjid untuk tidak terburu-buru keluar dan melakukan beberapa zikir untuk menambah pahala dan menetramkan jiwa, sambilan kemudian melakukan doa yang pendek jelas dan tegas yang saya panjatkan, simpel dan saya memang suka simpel dan saya tahu biasanya jarang dikabulkan dan saya pun tidak mengharapkan sesuatu itu bisa terjadi secara mudah dan memang butuh proses panjang.

hal-hal yang berbau magic sudah saya lupakan tidak akan ada, tapi dalam sebait doa malam ini saya meminta satu hal yang kemudian beberapa puluh menit kemudian terjadi dan saya pun tidak begitu ambil pusing dan menghiraukan sampai kemudian terbesit dalam pikiran dan hati apakah ada korelasi antara usaha dan panjatan doa.

apa mungkin usaha yang telah saya lakukan, kekuranganya hanya dalam kata-kata doa yang tidak saya selipkan dalam ritual ibadah, ini adalah pelajaran bagi saya, kenapa tidak terus menerus berdoa dan melupakan isi doa tersebut dan membiarkan keajaiban itu datang terulang kembali seperti malam ini, kenapa harus melupakan doa-doa dalam setiap ritual ibadah yang saya lakukan secara sadar dan terhubung dengan pemilik alam semesta.


saya ingin mengubah sikap bodoh saya ini, menjadi lebih banyak berdoa dan berharap pada sang maha pencipta, mungkin usaha saya sudah bagus dan kurangnya dibarengi dengan doa, ini adalah pelajaran yang saya dapatkan malam ini, usia semakin bertambah seharusnya doa selalu saya panjatkan tidak hanya untuk diri sendiri juga untuk sesama orang lain yang kita kasihi dan cintai.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Tinggalin jejak dong biar saling kenal :)