Facebook

Saturday, 26 July 2014

Akmal Burhanuddin - Penduduk Indonesia - Korelasi Kecurangan Pilpres

Akmal Burhanuddin - Penduduk Indonesia - Korelasi Kecurangan Pilpres 2014

source : https://www.facebook.com/akmal.burhanuddin/posts/10203484304041158?fref=nf

Berapa penduduk indonesia tahun 2014 ? 
252.164.836 jiwa. 
Berapa jumlah DPT ? 
190.307.134 pemilih. 
Masuk akalkah? 
Yuk kita test, pake nalar sehat

Jumlah DPT Pilpres 2014 yang 190 juta kita bagi dengan jumlah penduduk yg 252 juta = 75.4%. 

Masuk akalkah ? Yuk kita tes

Dari data BPS jumlah anak-anak usia 1 hari sd 14 tahun = 70 juta. 
Usia 15-17 = 11 juta jiwa.

source :Babel.bps.go.id


cek disini http://babel.bps.go.id/index.php?r=%2Fsite%2FProyeksi

Kita asumsikan saja anak2 usia 15-17 thn yg 11 juta itu, 
5.5 juta adalah wanita dan 20% diantaranya sdh menikah (berhak memilih)
Sehingga anak2 dan remaja usia 1 hari sd 17 tahun totalnya 70 + 11 - 1.1 (bulatkan 1 juta) = 80 juta. 
252 - 80 = 172 juta pemilih
172 juta pemilih dikurang plus juta pemilih luar negeri = 174 juta, kurang TNI 600.000 = kita bulatkan saja 173.5 juta PEMILIH

Lalu dari mana KPU hitung DPT 190 juta? 
Ajaib tapi nyata. Prosentase pemilih based on BPS = 173.5/252 = 69% Versi KPU = 190/252= 75%

Berapa tingkat partisipasi pemilih? Data KPU = 71% atau 190 x 71% = 134,9 atau 135 juta pemilih (suara sah + tdk sah)

Berapa prosentase jumlah pengguna hak pilih dibanding jumlah penduduk ?
135/252 = 53.5%

Nah, dari rasio, rate dan prosentase tadi, kita dapat menguji apakah di satu daerah (kota/kab/prov) hasil suara pilpres BENAR atau SALAH

Kita mulai aceh di barat, papua di timur, sulut di utara, yogya di selatan, Jateng dan DKI di tengah. Itu dulu ya ..

== ACEH

ACEH Penduduk 4.906 juta Pemilih 3.335 ribu Prosentase pemilih = 68% ( KPU 75% >> jauh beda) (BPS 69% >> hampir sama)
ACEH Jmlh pemilih yg nyoblos = 2.002 juta Prosentase >< penduduk = 40% Partisipasi rate 2002/3335 = 60% Analisis = Wajar Tanpa Sarat

== PAPUA

PAPUA Penduduk 2014 versi BPS = 3.091 juta Jmlah hak pilih = 3269 ribu Prosentase pemilih >< penduduk 3269/3091 = 108%

PAPUA Jumlah yg nyoblos = 2.795 ribu Penyoblos /penduduk= 2.795/3091 = 90% Partisipasi rate 2795/3296 = 85%

Di PAPUA : mayat, monyet, kucing, orok, balita, remaja, dll semua nyoblos. Padahal 30% mereka tinggal di lereng/puncak gunung

PAPUA Brpa jmlh pemilih sah yg seharusnya terdaftar ? based on KPU = 75% x 3091= 2.350 juta. fiktif =3296- 2350= 946 ribu

Berapa suara fiktif versi BPS ? 
3091 x 68%= 2.101 juta 3269-2101= 1.194 ribu suara FIKTIF

Jika menggunakan partispasi rate rata2 nasional 71% Maka suara fiktif papua = 2350x71% = 1.668 ribu 2795-1688= 1.130.000 suara FIKTIF

Pertanyaan :

Kenapa jumlah DPT papua bisa lebih tinggi dibanding jumlah penduduk ? KPU nya main sinetron

== JATENG

JAWA TENGAH Jumlah penduduk 2014 = 33.522.700 jiwa PEMILIH versi KPU = 27.606.000 = 80% 
>> KPU??

PEMILIH versi KPU = 27.606.000 = 80% Versi BPS. Pemilih seharusnya 33.552 x 68% = 23.949.000 Pemilih fiktif = 3.657 juta

Jika gunakan partisipasi rate KPU Jumlah pemilih gunakan hak pilih = 23.949x71% = 17.003 juta Suara fiktif 2,941 juta

Jika mau disederhanakan, jumlah penduduk, prosentase pemilih terdaftar dan prosentase jumlah pemilih yg nyoblos.

Jumlah penduduk RI 252, jumlah terdaftar 190 juta, jumlah gunakan hak pilih 135 juta = 135/252 = 53%
33.5 juta x 53.5% = 17.920 Suara fiktif 19.445-17.920 = min 1,5 juta suara fiktif. Pasti. Maksimalnya? Bisa 5-6 juta fiktif

== YOGYAKARTA

Yogyakarta : Penduduk 3637 x53.5% = 1.942 juta Suara KPU 2245-1942= 303 suara fiktif
Itu baru beberapa sampel daerah, belum termasuk daerah lainnya yang tidak tertutup kemungkinan juga terjadi hal yang sama..

Kenapa tetap disahkan oleh KPU? KPU mau buang badan dan lempar bola panas ke MK. MK bakal bengek babak belur hitung suara curang..

Data2 ini bukan omongan tanpa bukti, melainkan berdasarkan data2 yang ada di lapangan..

Seharusnya : Jika KPU benar2 independen seharusnya KPU berani memutuskan mengulangi semua kab kota yang ketahuan curang, dan ini pun sudah di rekomendasikan Bawaslu, Tapi KPU masa bodoh, dan Lempar bola panas ke MK..

Harusnya jika hasil pilpres dgn mudah dilemparkan ke MK, maka utk apa ada KPU, kantor Pos dan Giro saja yg dijadikan KPU hehehehe..

Demi persatuan/kesatuan bangsa, KPU harus utamakan penyelenggaran pilpres yg bersih, jujur, adil, profesional. Tdk seperti skrg ini..

Kemenangan melalui cara curang akan mematikan keadilan, kebenaran dan hakikat demokrasi itu sendiri. Utk apa kita selenggarakan Pilpres?

Kalau tdk mampu wujudkan pemilu presiden scra benar dan bermartabat ya mundur saja dari komisioner KPU. Jgn bikin malu dan mengecewakan rakyat Indonesia..

Ada 62 juta rakyat Indonesia yang telah di curangi, mereka telah rela menyisihkan waktunya datang ke TPS untuk mencoblos akhirnya menjadi sia2 karena suaranya di anggap sebuah lelucon dan tidak ada gunanya..

Sayang disaat semangat masyarakat utk mengikuti pemilu sudah semakin tinggi seperti ini harus di cederai dengan permainan2 para elite2 yang haus kekuasaan..

Statistik Kepulauan Bangka Belitung
babel.bps.go.id

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Tinggalin jejak dong biar saling kenal :)