Facebook

Sunday, 15 June 2014

Setiardi Budiono undang-undang kebebasan pers indonesia dimana?

Setiardi Budiono undang-undang kebebasan pers indonesia dimana?

Sosok Setiardi Budiono,

kalau orang menulis mengenai Fakta dan membiaya sendiri tabloidnya dicurigai kampanye hitam, kalau orang-orang yang secara terang-terangan membungkus sosok busuk dengan mendewa-dewakannya tidak dihukum, itu hukum kebebasan berbicara bagaimana yang dimainkan?

kalau fakta dilawan fakta, kalau berita dilawan berita, bukan tidak senang lalu membawa pada ranah hukum, kalau tidak senang ya diselesaikan dengan konfirmasi kebenaran, kalau tidak siap jadi calon presiden, ya jangan jadi calon presiden, kalau ingin jadi calon presiden harus siap dikuliti latar belakang anda dan seluruh gerak gerik anda dimasa lalu, kalau keberatan ya tidak usah mencalonkan diri.. gitu aja koq repot.

Lihat bagaimana reaksi partai PDIP? mereka membakar tabloidnya sebagai simbol apa?

Itu Narasumbernya kenapa tidak dikonfirmasi ulang? ada Ulama disana yang memberi pernyataan, kenapa tidak ditanyakan kembali? kemana media? kemana?



Tabloid ini ada versi digitalnya tidak?

kalau ada versi digitalnya pasti seru..

Kampanye Triliunan, masak kalah dengan tabloid ginian..

Ketakutan akan membongkar siapa jokowi membuat tabloid ini hilang diperedaran

versi digital, rakyat perlu tahu dan baca tabloid ini

kebebasan berpendapatan, kebebasan pers dimana.. kenapa dibungkam

Tuh, kenapa tidak dikonfirmasi sama tokoh ini? apakah benar? gitu aja koq repot

Kalau tidak siap dikuliti latar belakang jangan jadi presiden om

semua rakyat wajib tahu, anak jokowi kerjaan apa, koq bisa kaya, duit dari mana, hubungan apa dengan militer?

Penasaran dengan Sosok setiardi budiono? simak penjelasannya disini

Tulisan Menarik Lainnya :

- anak jokowi
- kuburan ayah jokowi
- jokowi

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Tinggalin jejak dong biar saling kenal :)