Friday, 18 August 2017

Modus Penipuan Harta Amanah COPAS dari DDB (Diskusi Dengan Babo)



Pada tahun 1996, saya berkenalan dengan kisah yang sulit saya terima dengan akal sehat namun sulit pula untuk saya abaikan begitu saja. Mereka yang datang kepada saya bercerita dengan begitu bersemangat.

Bahkan cerita itu dilengkapi dengan berbagai dokumen pendukung untuk sekedar ingin membuktikan kisah itu benar adanya. Saya masih sulit untuk menerima kebenaran itu.

Walau saya tahu mereka yang bercerita kepada saya itu bukanlah orang gila. Mereka semua waras. Namun, yang pasti semua mereka yang bercerita itu, dengan membawa dokumen dokumen itu, hampir semua adalah pengacara alias pengangguran banyak acara.

Tentu mereka juga bukan hanya banyak acara untuk bertemu dengan banyak orang di loby loby hotel berbintang tapi juga banyak impian.

Kisah apakah yang saya maksud itu ?

Ini kisah tentang harta amanah. Menurut cerita , bahwa ada harta berupa emas yang merupakan milik dari kesultanan tempo dulu. Harta ini ditempatkan di bank bank di Eropa seperti UBS, HSBC, Barclay.

Menurut cerita , setelah Indonesia merdeka, para keluarga kesultanan menitipkan harta ini kepada Soekarno sebagai amanah untuk digunakan bagi rakyat Indonesia. Soekarno menerima amanah itu dan kemudian cerita berkembang sampai terjadi penunjukan mandat kepada Soewarno, Sarinah, Saifudin Malik dan lain lain.

Kembali saya ingatkan bahwa ini bukan hanya sekedar kisah seperti dongeng tapi kisah yang diformalkan dengan bukti berbagai dokmen resmi (?). Soal jumlah harta ini, jangan dibayangkan berapa banyaknya.

Contoh Financial Engineering COPAS dari DDB (Diskusi Dengan Babo)



“ Bisa datang kekantor. Lama engga ketemu kita “

“ Engga enaklah. Kamu sudah jadi pejabat. Nanti aja kalau kamu longgar saya undang makan malam.”

“ Bukan itu aja masalahnya. Saya minta tolong koreksi makalah yang akan saya sampaikan dalam seminar. “

“ Ya kirim aja ke email saya.Nanti saya bantu koreksi. Tapi apa yang harus dikoreksi. Kamu itu PHD dari Harvard.”

“ Ya teori sih hebat tapi kan perlu juga tanggapan dari praktisi. Makanya lebih enak kalau kamu datang ke kantor. Ayolah. Kita diskusi”

Demikian dialogh dengan teman via telp dua hari lalu.

Akhirnya saya sempatkan datang sore hari sebelum jam kantor tutup.

Kebetulan makalahnya berkaitan dengan Infrastructure fund.

Thursday, 17 August 2017

Menyusutnya Pasar COPAS dari DDB (Diskusi Dengan Babo)



Kemarin di Singapore waktu makan siang dengan banker, dia sempat bilang bahwa pasar eceran domestik Singapore bukan hanya jatuh tapi mendekati ajal. Dulu Mall banyak di bangun karena singapore sebagai kota surga belanja. Sejak tahun 2013 terjadi perubahan yang sangat cepat sekali. Penjualan eceran drop mencapai titik terendah. Dampaknya menekan harga jual dan sewa property. 

Menurutnya penyebabnya adalah Ekonomi regional memang lagi lesu. Ditambah lagi Warga Singapura merupakan pembelanja paling tech savvy di Asia, dengan jumlah pembelanja online lebih banyak dibanding konsumen di Hong Kong dan Malaysia.

Menurut saya bahwa perubahan pasar yang ada sekarang tidak terjadi dengan begitu saja tapi sudah berproses sejak tahun 80an, dan belanja online bukanlah penyebab utama pasar menyusut tapi hanya perubahan cara orang belanja saja.

Yang terjadi sesungguhnya adalah market adjustment atau terjadinya proses permintaan dan penawaran menuju titik keseimbangan baru.

Mengapa ? 

Sejak tahun 80an telah terjadi penambahan kapasitas produksi yang tiada henti. Pada akhir 1990-an angka-angka indikator tampak sangat mencolok. Industri komputer di AS meningkat 40% per tahun, jauh di atas proyeksi demand tahunannya.

Wednesday, 16 August 2017

Uang adalah TRUST COPAS dari DDB (Diskusi Dengan Babo)



Teman saya di China pernah berkata kepada saya “ Jangan pernah sekalipun pertanyakan uang yang kita beri kepada Istri. Karena kalau kita pertanyakan maka rezeki kita akan berkurang dan bila sampai dia kecewa karena sikap kita, maka rezeki kita akan menjauh.” 

Dalam pergaulan saya dengan teman teman yang sebagian besar pengusaha keturunan etnis China, ternyata mereka juga punya prinsip yang sama. Bahkan agak ekstrim “ Selagi istri masih suka minta uang kekita itu artinya hoki kita masih ada dan akan terus bertambah.”

Apakah dengan istri yang gampang dapat uang dari suami dan tak pernah ditanya kemana uang pergi lantas membuat istri boros? Tidak juga. Sebagian besar teman saya, mengatakan justru istrinya lebih perhitungan terhadap uang.

Mengapa ? 

Karena istri sangat percaya bahwa tidak mudah suami mendapatkan uang apalagi suaminya bukan pejabat atau pegawai. Saya juga mengamini. Saya tidak pernah bertanya kepada istri kemana saja uang yang saya kasih. Bahkan kalau dia minta uang untuk beli barang contoh kendaraan, sayapun tidak pernah bertanya apa merek kendaraan. Tapi senyum dan matanya menyiratkan dia memang butuh.

Merebut Hati CEO COPAS dari DDB (Diskusi Dengan Babo)

Untuk kesekian kalinya saya bertemu dia. Mungkin sejak 4 tahun lalu sudah 18 kali saya bertemu dia. Usianya 72 tahun. Sebetulnya dia tidak lagi aktif dalam bisnis. 

Namun masih suka sekali kali terlibat dalam komite investasi di lingkungan group perusahaannya. Saya sendiri tidak tahu mengapa saya suka bertemu dia. Padahal tidak ada bisnis dengan dia. 

Tapi saya dengan diberi kesempatan bertemu saja , apalagi bisa ajak dia makan malam, itu sesuatu banget.
Ketika dia menikmati makan malam, sedikit saja dia merasa engga nyaman atas jamuan saya, udah membuat saya merasa bersalah. 

Tapi selama ini semua baik baik saja. Pernah waktu dia sakit mau berobat ke china, dia minta saya yang antar. Saya bersenang hati. 

Padahal banyak putranya yang bisa antar dia. Selama proses pengobatan saya berusaha menempatkan diri sebaik mungkin.
Tadi saya sudah siapkan table untuk makan malam di hotel bintang 5 tapi dia minta dipercepat ketemunya. Pertemuan tidak diadakan di hotel tapi apartemen nya.

 " Jel, ini kenalkan teman saya. Dia jadikan partners kamu. Kalian berdua cocok. Coba Develop infrastruktur Fund bersama sama. Sekarang dia punya portofolio di lima negara. Dia udah IPO di bursa Hongkong dan Singapore" katanya tanpa Prolog. 

Seakan bicara dengan anak sendiri. Saya hanya manggut. Tapi bagaimana kerjasamanya? Didepan saya adalah CEO perusahaan pembiayaan kelas dunia.

" Saya punya saham di Perusahan itu. Kamu ambil saham saya. Bayarnya pakai deviden aja. Gunakan kesempatan ini. Kembangkan. Jadikan financial gateway bantu Pemerintah percepat penbangunan insfrastruktur bisnis."

Saya masih bengong.

" kemarin meeting di Singapore sukses kan. " katanya.

Saya kaget. Ternyata dia tahu urusan saya dan kemarin sukses saya membujuk banker membantu saya ternyata berkat bantuan dia. Saya hanya terdiam. Hanya 10 menit meeting selesai. Saya terharu Padahal saya tak pernah berharap bantuan atau apapun dari dia kecuali saya memang suka belajar dari dia.

Ketika pulang saya ingat nasehat ayah saya " jangan lawan Pemerintah karena mereka ada berkat kekuasaan Tuhan. Hormati orang kaya , karana dari mereka kamu bisa menemukan cahaya dan mata air. Kasihani orang miskin karana dari mereka kamu akan dapat cinta Tuhan. Dan yang terpenting berusahalah Rebut hati orang dengan dasar ikhlas. Selanjutnya tunggulah"
Paham kan sayang

Studi Kasus Pembangunan Kawasan di China COPAS dari DDB (Diskusi Dengan Babo)



Pernah dalam satu kesempatan saya diajak teman dalam presentasi project pembangunan kawasan di China.Teman ini sebagai team perancang pembangunan kemunitas. Jadi spesialisasinya bukan dibidang pembangunan phisik tapi adalah pembangunan social budaya kawasan.

Mengapa diperlukan team ahli soal social dan budaya ? 

Pertanyaan ini saya ajukan keteman karena biasanya pembangunan kawasan lebih kepada pendekatan marketing. Bagaimana design bangunan, infrastruktur dan daya tarik lainnya yang sehingga membuat orang merasa modern tinggal dikawasan itu, dan akhirnya membeli.

Teman itu tersenyum sambil menjelaskan bahwa kawasan itu dibangun untuk manusia , bukan untuk hewan. Maka pendekatan design kawasan haruslah sesuai dengan culture yang sudah exist di wilayah itu.

Bila pembangunan tidak memperhatikan factor culture maka yang ada tak lebih seperti tubuh/jasad tanpa ruh. Banyak sudah contoh betapa project pembangunan kawasan menjadi kawasan exlusive yang tak memberikan dampak berganda apapun bagi lingkungan sekitarnya

Bisnis Impor dari China COPAS dari DDB (Diskusi Dengan Babo)



Ada cerita teman saya. Dia dapat kontrak dari perusahaan minyak untuk mensuplai keranjang sampah 800 unit. Keranjang sampah itu terbuat dari plastik.

Waktu meeting dengan seller di China, dia kasih gambar keranjang sampah termasuk spec, material, ukuran tinggi, lebar dan luas.

Setelah negosiasi alot akhirnya mereka sepakat soal harga dan tanggal delivery.

Keranjang itu dimuat dalam kontainer 20 feet. Pembayaran DP 10% cash dan sisanya dengan TT setelah B/L terbit.

Apa yang terjadi kemudian? 

Setelah barang sampai, semua keranjang sampah itu ditolak oleh perusahan minyak.

Apa pasal ? 

ya karena kualitas keranjang sampah itu tidak sesuai dengan kualitas yang diinginkan. Padahal semua spec sesuai dengan order. Selidik punya selidik , benar material dari bahan plastik tapi bukan kualitas terbaik. Itu material plastik dihasilkan dari tekhnologi daur ulang, Tentu saja kualitasnya rendah.